100 Pesilat Berlaga di Kejurkot 2 Dumai, Targetkan 30 Persen Emas untuk Porprov Riau 2026

admin
By admin
2 Min Read

Dumai (13/7) – Sebanyak 100 pesilat dari 15 perguruan silat di Kota Dumai ambil bagian dalam Kejuaraan Kota (Kejurkot) Pencak Silat ke-2 yang digelar IPSI Kota Dumai. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 12–13 Juli 2025 di Aula Pasar Modern KDC Kota Dumai.

Ajang ini menjadi bagian dari proses penjaringan atlet potensial yang akan dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau 2026, di mana Kota Dumai bersama Kabupaten Siak didapuk menjadi tuan rumah bersama.

Ketua Pertandingan sekaligus Ketua PERSINAS ASAD Kota Dumai, Sartono yang juga berlisensi wasit nasional menyampaikan bahwa kejuaraan ini juga menjadi wadah pembinaan yang sistematis. “Kami ingin memastikan proses seleksi berjalan objektif, kompetitif, dan terukur. Karena targetnya bukan hanya tampil, tapi juga bisa menyumbang emas di Porprov nanti,” ujar Sartono.

Turnamen ini juga menghadirkan pengadil berkelas internasional, KP Ovit Miftahul Huda dari PERSINAS ASAD, yang bertindak sebagai ketua pertandingan.

Turut hadir dalam pembukaan Kejurkot 2, Bendahara KONI Kota Dumai Kadafi, perwakilan Polres Dumai, serta seluruh ketua perguruan silat se-Kota Dumai.

Dalam sambutannya, Kadafi menegaskan komitmen Pemerintah Kota Dumai terhadap cabang olahraga pencak silat. “Pencak silat selalu menyumbangkan medali emas untuk Kota Dumai. Karena itu, kami anggarkan dana pembinaan sebesar Rp18 miliar untuk semua cabang olahraga. Harapannya, minimal 30 persen medali emas di setiap cabor bisa kita raih, termasuk dari pencak silat,” ujarnya.

IPSI Kota Dumai berharap melalui Kejurkot 2 ini, akan lahir pesilat-pesilat andal yang mampu membawa harum nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Share This Article