Jambi (26/10) – Sebanyak 55 pendekar putri sabuk merah PERSINAS ASAD Kabupaten Bungo menunjukkan kesiapan mereka dalam Penderesan Serempak untuk meningkatkan kualitas dan ketangguhan. Gelaran yang berlangsung di Desa Kuamang Kuning, Kecamatan Pelepat Ilir, pada Minggu (26/10/2025) ini dihadiri langsung oleh pimpinan daerah, menandai komitmen pengembangan pendekar perempuan.
Kehadiran Dewan Pembina Daerah (Wabinda), Mukhlis Arifin, bersama WaBinda H. Tukiman, menyuntikkan motivasi tambahan bagi para pesilat putri.
Koordinator Pendekar Sabuk Merah Kabupaten Bungo, Surono, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas ini. “Penderesan serempak ini kami desain khusus untuk mendongkrak kualitas teknik dan metodologi mengajar para pendekar putri. Tujuannya, agar mereka semakin percaya diri dan maksimal dalam menularkan ilmu pada warga ASAD, khususnya para anggota putri,” papar Surono.
H. Tukiman, dalam sambutannya turut membakar semangat peserta. Menurutnya, para pendekar putri adalah ujung tombak masa depan pelestarian Pencak Silat dikalangan kaum Hawa.
“Kami tantang untuk tak hanya mahir dalam jurus, tetapi juga aktif dan semangat dalam menggerakkan semua program PB PERSINAS ASAD. Kalian adalah bukti nyata bahwa bela diri juga milik perempuan tangguh,” serunya.
Antusiasme terpancar dari salah satu peserta, sebut saja Dewi. Ia sangat antusias, pasalnya pelatihan seperti ini sangat dinantikan.
“Bukan sekadar mengasah teknik, tapi juga membangun rasa percaya diri dan kekompakan. Semoga ke depan makin sering diadakan untuk melahirkan lebih banyak lagi pendekar putri yang unggul,” ujarnya penuh semangat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen PERSINAS ASAD Bungo dalam memberdayakan kader perempuan, mempersiapkan mereka menjadi instruktur yang andal dan siap mencetak generasi pesilat putri yang berkarakter tangguh.


