Tanah Bumbu, PERSINAS ASAD Kabupaten Tanah Bumbu kembali menyelenggarakan kegiatan Pasanggiri, sebuah ajang kompetisi pencak silat internal, yang berlangsung pada 26 hingga 29 September 2024. Gelaran ini diikuti oleh sedikitnya 700 peserta dari 10 titik latihan di empat ranting kecamatan, yaitu Simpang Empat, Mantewe, Angsana, dan Satui. Pasanggiri ini secara resmi ditutup pada Senin, 1 Oktober 2024.
Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Tanah Bumbu, Ariska Rizky Gubti Sanjaya, menyampaikan bahwa Pasanggiri merupakan salah satu upaya memperkuat pondasi dasar pencak silat di kalangan anggota muda. Kegiatan ini bertujuan untuk memahirkan jurus perguruan sekaligus membentuk pesilat berkarakter tangguh dan berprestasi.
“Selain sebagai ajang penjagaan diri, Pasanggiri ini juga bertujuan untuk melestarikan seni bela diri tradisional serta menjaga kebugaran fisik. Kami berharap melalui kegiatan ini, para pesilat muda dapat semakin siap menghadapi kompetisi di tingkat IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia),” ungkap Ariska Rizky Gubti Sanjaya saat ditemui di lokasi kegiatan.
Kategori yang dipertandingkan meliputi kelas perorangan, berpasangan, berkelompok, dan massal. Adapun peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari Usia Dini (9-12 tahun), Pra Remaja (12-14 tahun), Remaja (14-17 tahun), Dewasa (17-35 tahun), Pembina (36-60 tahun), hingga Usia Istimewa (60 tahun ke atas).
Dari total 700 peserta, sekitar 150 orang berhasil lolos seleksi dari berbagai kelas dan kategori usia. Mereka akan melanjutkan kompetisi di tingkat kabupaten, yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2024 di Padepokan Persinas ASAD Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat.
“Kami sedang melakukan koordinasi dengan para pembina untuk pelaksanaan Pasanggiri tingkat kabupaten. Rencananya akan diadakan pada 20 Oktober mendatang,” tutup Ariska.
Gelaran ini turut dihadiri oleh pengurus PERSINAS ASAD Kabupaten Tanah Bumbu, para pembina, serta masyarakat setempat yang antusias menyaksikan para pesilat unjuk kebolehan. Pasanggiri ini diharapkan mampu menjadi ajang untuk mencetak generasi pesilat muda yang unggul dan berprestasi di masa depan.


