Bandung (19/06) – Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Jawa Barat menggelar kegiatan konsolidasi organisasi dan penderesan Ilmu Seni Beladiri ASAD untuk jajaran Pembina, Pengurus, dan Pelatih PERSINAS ASAD Kota Bandung, khususnya wilayah Bandung Selatan.
Kegiatan ini digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Sabilul Muttaqin, Rabu (18/6/2025), sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi program kerja PERSINAS ASAD Jawa Barat.
Ketua Pembina Provinsi Jawa Barat Ir. H. Yoppy Irawan hadir sebagai pemateri utama. Ia didampingi Wakil Ketua H. Deni Hendrik Akbar, Sekretaris Tony Dilliyana, serta unsur Lembaga Beladiri Achmad Deddy dan Mubalighin.
“Ini bukan hanya konsolidasi organisasi, tapi juga momentum untuk menyamakan visi dan memperkuat karakter kepemimpinan para pengurus dan pelatih di tingkat kota,” ujar Ir. H. Yoppy Irawan dalam sesi pembekalan.
Materi yang disampaikan mencakup penguatan nilai-nilai dasar dalam pembinaan PERSINAS ASAD, termasuk penerapan 29 karakter luhur dan 9 syarat belajar ASAD. Para peserta dibekali pemahaman agar mampu menjadi figur teladan yang membawa manfaat, baik di lingkungan organisasi maupun masyarakat umum.
“Jika pengurus dan pelatih konsisten menjalankan nasihat Guru Besar serta nilai-nilai luhur ASAD, maka bukan hanya menjadi pemimpin yang diterima, tapi juga membawa kebaikan dunia dan akhirat,” tambah H. Deni Hendrik Akbar.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pemantapan peran PERSINAS ASAD dalam membina pesilat, memperluas syiar karakter luhur, serta menjaga arah pembinaan sesuai nilai-nilai yang diwariskan Guru Besar ASAD.


