Yogyakarta (07/07) – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun ke-70 Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri (Kelatnas PD) yang digelar pada Minggu, 6 Juli 2025, di Ruang Borobudur Balai Diklat Industri Yogyakarta.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dunia persilatan, di antaranya Ketua Umum Kelatnas Perisai Diri DIY, Dr. D. Hendra Amijaya, beserta para pembina dan sesepuh perguruan. Tak hanya itu, perwakilan dari berbagai perguruan sahabat seperti PERSINAS ASAD, SH Teratai, POSPI Bhayu Manunggal, hingga Phasaja Mataram turut hadir sebagai tamu undangan.
Mewakili Pengurus Daerah IPSI DIY yang berhalangan hadir, Ir. R. Hadi Hargana menyampaikan sambutan yang mengapresiasi semangat para pendekar dan pengurus Kelatnas PD dalam melestarikan dan mengembangkan pencak silat.
“Semoga di usia ke-70 ini Perisai Diri dapat mengulang kejayaan masa lalu. Kebersamaan menuju kejayaan bukan hanya istilah, tapi harus diwujudkan,” ujar Hadi.
Ia juga mendoakan agar kontingen PD DIY yang akan berlaga pada International Championship di Lombok, NTB pada Juli ini diberikan kelancaran, kesehatan, dan kemenangan.
Sementara itu, dalam sambutannya, Dr. Hendra Amijaya menyampaikan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan evaluasi terhadap program kerja organisasi.
“Masih ada pekerjaan rumah, salah satunya adalah menyelesaikan pembangunan Padepokan Kelatnas PD di DIY. Kami juga mengajak semua pelatih mewujudkan program satu pelatih satu tempat latihan,” ujarnya.
Ia juga membacakan pesan Ketua Umum Kelatnas PD pusat yang disampaikan dalam perayaan HUT ke-70 di Surabaya sehari sebelumnya. Beberapa poin penting dalam sambutan tersebut antara lain: Menumbuhkan rasa kekeluargaan untuk menjaga keutuhan organisasi. Meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak demi kemajuan prestasi. Mendukung visi nasional “Pencak Silat Road to Olympic” melalui reaktivasi komisariat luar negeri dan pembentukan yang baru.
Selain itu juga memperkuat pemahaman teknik dan budaya silat PD untuk prestasi dan integritas. Menyiapkan pelatih dalam mendukung program PB IPSI menyosialisasikan silat ke mancanegara. Reaktivasi pendekar dengan strategi satu pendekar satu tempat latihan. Menumbuhkan pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai Perisai Diri demi kejayaan organisasi.
Dalam kesempatan ini, PERSINAS ASAD DIY juga hadir memberikan dukungan moril dan menjalin silaturahmi antarperguruan. Hadir mewakili Ketua PERSINAS ASAD DIY, Kapt. (Purn) TNI AD H. Sardjiman, yaitu Minggir Saryanta, ST., yang juga menjabat sebagai Sekretaris PERSINAS ASAD DIY.
Acara ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi dan doa bersama untuk kelangsungan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang tidak hanya berjaya di dalam negeri, tetapi juga mendunia.


