Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Ajang Lestarikan Budaya Pencak Silat

admin
By admin
2 Min Read

Lombok, NTB – Festival Olahraga Nasional (FORNAS) VIII sukses digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025. Ajang dua tahunan ini menjadi panggung unjuk potensi olahraga tradisional, termasuk dari perguruan pencak silat yang tergabung dalam PPSI di KORMI Nasional.

Tercatat, lima perguruan pencak silat resmi terdaftar di KormiNas, memperlihatkan kekayaan seni bela diri tradisional Indonesia di mata publik nasional. Festival ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan ditutup oleh Wakil Presiden Republik Indonesia.

Festival ini bukan sekadar kompetisi, namun juga sarana edukasi dan hiburan bagi masyarakat. “Tujuan utamanya adalah menuju Indonesia sehat 2045, melalui olahraga tradisi yang menyenangkan dan inklusif,” ujar panitia nasional.

Menariknya, sistem penilaian tidak terlalu menekankan persaingan, tetapi lebih kepada semangat partisipasi. Salah satu Official Kormi, Roy Gabro dari Padang, menyampaikan bahwa penilaian dilakukan dengan mengedepankan semangat kebersamaan.

“Kalah menang semua senang. Ini bukan sekadar soal juara, tapi merayakan semangat olahraga masyarakat,” kata Roy.

Juri lainnya, Muhaimin dari Jambi dan Abi dari Jawa Barat, turut mendukung penuh atmosfer positif yang tercipta selama festival.

Ajang ini juga membuka peluang besar bagi PERSINAS ASAD untuk ikut serta di masa mendatang. “Syaratnya mudah, cukup memiliki perwakilan di 10 provinsi. Kami berharap PERSINAS ASAD bisa berpartisipasi karena ajang ini sangat cocok untuk menampilkan silat tradisional secara inklusif,” tambah panitia.

Share This Article