Jambi (11/8) – Ribuan warga PERSINAS ASAD se-Provinsi Jambi mengikuti pembinaan spiritual hybrid pada Senin (11/8/2025) malam. Kegiatan ini dipimpin Dewan Penasihat DPW LDII Jambi, KH Nurhamid Hadi, S.Pd., dari studio utama di Gedung Tri Sukses Boarding School, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.
Pembinaan ini merupakan implementasi MoU PERSINAS ASAD–DPP LDII (No. 03/MOU/DPP-LDII/2022) yang bertujuan memperkuat fondasi mental dan spiritual pesilat ASAD. Dalam tausiyahnya, KH Nurhamid menegaskan bahwa setiap gerakan bela diri ASAD harus dijiwai karakter luhur dan niat ibadah.
“Latihan seni bela diri harus dijiwai 29 karakter luhur warga ASAD. Niatkan karena Allah, maka akan jadi bekal keterampilan sekaligus pahala,” ujarnya, didampingi Pembina Pengprov ASAD Jambi H. Achiyar Rosyidi, S.Sy., Ketua H. Wahyudi, SE., Sekretaris Muhaimin, SH., dan jajaran pengurus.
KH Nurhamid juga mencontohkan kisah Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, dan pasukan Tholut yang meraih kemenangan berkat kepatuhan kepada perintah Allah.
Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, H. Wahyudi, SE., menegaskan bahwa latihan bela diri harus dilakukan tertib dan sungguh-sungguh, sekaligus mengumumkan aturan terbaru PB PERSINAS ASAD terkait ujian kenaikan tingkat yang menekankan integritas fisik dan spiritual sebagai syarat kelulusan.
Kegiatan ini mencetak rekor dengan 115 studio mini aktif di seluruh kabupaten/kota Jambi. Kolaborasi strategis antara ASAD dan LDII ini diharapkan mampu mencetak pesilat unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi untuk visi Indonesia Emas 2045.


