Kendari (23/8) – Perguruan Pencak Silat Nasional (PERSINAS ASAD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi mengukuhkan kepengurusan masa bakti 2025–2030 dengan target besar menorehkan prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri.
Ketua PERSINAS ASAD Sultra terpilih, Imam Sujono, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah pesilat terbaik untuk menghadapi ajang bergengsi tersebut.
“Harapan dari Ketua KONI sudah kami tangkap. Insya Allah, kami buktikan di PON Bela Diri. Ada beberapa pesilat yang sudah kami siapkan dan kini masuk tahap technical meeting,” ujar Imam di Kendari, Sabtu (23/8/2025).
Imam menegaskan, kepengurusan baru berkomitmen memberi kontribusi maksimal dengan target juara di level daerah, nasional, hingga internasional.
“Harapan kami bisa juara di Sulawesi Tenggara, nasional, bahkan internasional. Itu sudah kami rencanakan,” imbuhnya.
Ketua PB PERSINAS ASAD, Prof. Dedit Cahya Happyanto, menilai peluang tampil di PON Bela Diri merupakan kesempatan emas yang harus dimanfaatkan.
“Peluang ini harus kita tangkap dan siapkan dengan sebaik-baiknya, sehingga harapan IPSI Sulawesi Tenggara untuk meraih prestasi bisa terwujud,” katanya.
Sementara itu, Ketua KONI Sultra Andi Ady Aksar menegaskan bahwa cabang olahraga bela diri akan mendapat perhatian khusus dalam persiapan PON.
“Perhatian khususnya itu ya, karena adanya PON Bela Diri. Semua cabang olahraga bela diri akan difokuskan,” sebut Andi.
Ia menambahkan, seluruh persiapan tengah diurus KONI, termasuk pembukaan Training Center (TC) bagi semua cabang olahraga bela diri dalam waktu dekat.
Sinergi kuat antara KONI dan PERSINAS ASAD Sultra diharapkan mampu mengantarkan pesilat Sultra meraih prestasi terbaik di PON Bela Diri maupun ajang internasional.


