Wasit Juri PERSINAS ASAD Wujudkan Pengabdian di Gelaran Jambi Championship II

admin
By admin
2 Min Read

Jambi (30/9) – Sebanyak empat orang wasit juri dari Perguruan Pencak Silat Nasional (PERSINAS) ASAD turut menyukseskan Kejuaraan Nasional Pencak Silat Piala Kementrian Kebudayaan Republik Indonesia (KEMENBUD RI). Gelaran bergengsi tersebut berlangsung di GOR Kota Baru, Kota Jambi, pada 26-28 September 2025.

Kegiatan itu juga dihadiri utusan PB IPSI, yaitu Riki Pranando, Wasit Juri Internasional dan Anthoni Wasit Juri Nasional selaku Ketua Pertandingan. Kontribusi wasit juri yang berlisensi dari tingkat daerah, nasional, hingga internasional ini menjadi tulang punggung profesionalisme pertandingan. Kegiatan ini dihelat oleh Event Organizer Sayap Rajawali yang bekerja sama dengan Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengprov IPSI) Jambi, dengan tujuan utama mengasah kemampuan atlet-atlet pencak silat se-Provinsi Jambi.

M. Nurdin, salah satu wasit juri PERSINAS ASAD yang terlibat, menjelaskan bahwa event ini adalah wadah yang tepat untuk mengasah bakat dan kemampuan para pesilat. Nurdin menambahkan antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari para atlet mulai dari usia dini hingga dewasa yang menunjukkan teknik terbaik untuk meraih prestasi.

“Tujuan kegiatan ini untuk terus mengasah kemampuan atlet pencak silat dari berbagai perguruan silat yang ada di Provinsi Jambi, semua peserta terlihat sangat antusias dan berharap meraih hasil yang maksimal,” ujarnya.

Di sisi lain, Sekretaris Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, Muhaimin, S.H., menegaskan komitmen organisasinya dalam memajukan pencak silat. Ia menyatakan bahwa kontribusi tidak hanya dari atlet, tetapi juga dari jalur wasit juri sangat vital.

“PERSINAS ASAD terus berkontribusi untuk kemajuan pencak silat, salah satunya dari jalur wasit juri yang kali ini empat orang terpilih untuk memimpin pertandingan dalam kejuaraan tersebut,” jelas Muhaimin yang juga telah mengantongi lisensi Internasional Wasit Juri pencak silat.

Keikutsertaan wasit juri berlisensi tinggi ini tidak hanya menjamin kualitas pertandingan, tetapi juga menjadi motivasi dan pembelajaran berharga bagi atlet dan pelatih untuk bersaing secara sehat dan sportif.

Share This Article