Riau (12/10) — Suasana penuh semangat mewarnai ajang Pasanggiri PERSINAS ASAD Dumai 2025 yang digelar di Kota Dumai, Provinsi Riau, pada Minggu (12/10/2025). Ratusan pesilat usia dini, pra remaja, dan remaja baik putra maupun putri menampilkan kemampuan terbaiknya dalam ajang yang sarat nilai edukatif dan sportivitas ini.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pembina kota, pengurus harian, serta pengurus PPG PERSINAS ASAD Dumai. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan berjenjang yang digalakkan organisasi untuk menanamkan kecintaan terhadap pencak silat sejak usia dini.
Tujuan utama Pasanggiri ini adalah membentuk karakter generasi muda yang berani, percaya diri, berakhlak mulia, serta religius. Selain mengasah teknik bela diri, kegiatan ini juga menanamkan nilai kedisiplinan dan semangat kebersamaan dalam bingkai budaya bangsa.
Dalam arahannya, Pembina Daerah PERSINAS ASAD Dumai, Mohamad Harun, berpesan agar seluruh peserta terus berlatih secara terukur dan disiplin untuk menjadi pesilat yang tangguh dan bugar.
“Kita harus aktif berlatih dengan disiplin agar terampil dalam bela diri dan menjaga kebugaran tubuh. Silat bukan hanya soal bertanding, tapi juga melatih diri agar lebih percaya diri dan sehat,” ujar Mohamad Harun.
Ia menambahkan bahwa latihan rutin sejak usia dini akan melahirkan generasi pesilat yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga berkarakter dan berjiwa sportif.
Ajang Pasanggiri PERSINAS ASAD Dumai 2025 menjadi bukti komitmen organisasi dalam mendidik generasi muda agar tumbuh menjadi insan berprestasi dan berakhlak baik. Melalui kegiatan seperti ini, semangat kebanggaan terhadap budaya pencak silat terus ditumbuhkan di kalangan anak-anak dan remaja.


