Mengasah Pendekar Muda: Pelatihan Pelatih ASAD Kota Baru Perkuat Regenerasi dan Standarisasi Ilmu

admin
By admin
3 Min Read

Jambi (26/11) – Guna meningkatkan mutu pembinaan di tingkat akar rumput, Pengurus PERSINAS ASAD Kecamatan Kota Baru menyelenggarakan Pelatihan Pelatih yang bertempat di Padepokan Beliung. Kegiatan yang berlangsung pada 26 November 2024 ini dihadiri oleh para pendekar dan pelatih, baik laki-laki maupun perempuan, yang aktif membina warga ASAD di seluruh padepokan se-wilayah Kota Baru.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah upaya strategis untuk menstandarisasi dan mendalami kembali ilmu-ilmu bela diri dalam organisasi. Sebanyak 27 pelatih aktif yang menjadi ujung tombak pembinaan hadir sebagai peserta, dengan komposisi 17 peserta laki-laki dan 10 peserta perempuan. Keikutsertaan peserta perempuan dalam jumlah yang signifikan menandakan semangat kesetaraan dan peran aktif kaum hawa dalam pelestarian warisan budaya bela diri.

Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan teknis para pelatih. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana menderes atau memperdalam kembali ilmu-ilmu inti, memastikan setiap gerakan dan filosofi ajaran tetap terjaga kemurniannya, terstandar dengan baik, dan dapat diwariskan kepada generasi penerus secara benar tanpa distorsi.

Syarief Abdulloh, selaku Koordinator Pelatih PERSINAS ASAD Kota Baru, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran para pelatih sebagai garda terdepan. “Pelatih adalah ujung tombak dari PERSINAS ASAD. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap pelatih yang membina di padepokan masing-masing tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga paham filosofi dan metode pengajaran yang benar dan seragam. Ini penting untuk menjaga kredibilitas dan kekuatan organisasi kita ke depannya,” ujarnya.

Dengan peningkatan kapasitas para pelatih ini, PERSINAS ASAD Kota Baru berharap dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih solid, profesional, dan maksimal. Dampaknya diharapkan akan langsung terasa oleh seluruh warga ASAD di setiap padepokan.

Salah satu peserta, Hamzah, menyampaikan antusiasmenya mengikuti pelatihan. Menurutnya, ini adalah kesempatan emas untuk menyegarkan kembali ingatan dan kemampuan kita. Seringkali sebagai pelatih, mereka fokus mengajar tapi lupa untuk terus belajar. “Di sini, kita saling mengingatkan, memperbaiki teknik, dan memperkuat silaturahmi antar-padepokan. Ilmu yang kita dapat hari ini akan langsung kita tularkan kepada anak-asuh kita di padepokan,” tutur Hamzah penuh semangat.

Kegiatan Pelatihan Pelatih ini menjadi bukti komitmen PERSINAS ASAD Kota Baru dalam menjaga marwah dan kualitas ilmu beladirinya. Langkah proaktif ini dinilai crucial untuk memastikan regenerasi berjalan dengan baik, di mana estafet ilmu dan nilai-nilai luhur organisasi dapat diteruskan kepada generasi muda dengan standar dan kualitas yang terjamin.

Share This Article