Jambi (2/12) – Menjelang gelaran akbar Pasanggiri Putri yang akan digelar pada Minggu (7/12), para pendekar dan pelatih Putri PERSINAS ASAD se-Kecamatan Jambi Timur menggelar latihan bersama dan rapat koordinasi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (2/12) di roof top Gedung Tri Sukses Boarding School, Kota Jambi, dengan dihadiri oleh perwakilan pelatih dari setiap padepokan.
Latihan bersama ini bukan sekadar pemanasan fisik, melainkan sebuah forum strategis untuk menyamakan persepsi dan pemahaman teknis mengenai kriteria penilaian yang akan diterapkan dalam festival nanti. Tujuannya jelas, menciptakan standar penilaian yang objektif, adil, dan transparan bagi seluruh peserta yang akan berlaga.
Koordinator Pendekar ASAD Putri Kecamatan Jambi Timur, Miema Atna, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah krusial untuk menjaga kredibilitas festival dan kualitas seni bela diri yang dipertandingkan.
“Kami berharap dengan kegiatan penyamaan persepsi ini, para dewan juri yang akan bertugas pada Festival Pasanggiri nanti bisa objektif dalam memberikan penilaian kepada peserta yang berlaga. Objektivitas ini adalah kunci utama agar setiap peserta dapat merasakan keadilan dan semangat sportivitas,” ujarnya saat membuka koordinasi.
Lebih lanjut, Miema Atna menyoroti pentingnya menjaga kemurnian dan pakem ilmu yang diwariskan. Ia berharap, seluruh ilmu seni bela diri yang sudah ditashihkan bisa dijadikan acuan baku bagi para peserta di setiap padepokan. “Festival ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wahana untuk melestarikan dan menunjukkan keindahan seni beladiri kita yang penuh dengan nilai dan filosofi,” tambah ibu empat anak itu.
Kegiatan di atas gedung dengan pemandangan Kota Jambi itu berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. Para pendekar dan pelatih saling bertukar pikiran, mendemonstrasikan teknik, serta mengklarifikasi setiap detail poin penilaian, mulai dari jurus, kelincahan, keselarasan gerak dengan musik pengiring, hingga penampilan keseluruhan.


