Jambi (8/12) – Pengurus Provinsi (Pengprov) PERSINAS ASAD Jambi menorehkan catatan sukses dengan menyelenggarakan Latihan Bersama secara hybrid yang diikuti ribuan anggotanya, Senin (8/12) malam. Acara kolosal yang dipusatkan di Gedung Tri Sukses Boarding School, Jambi Selatan, ini berhasil memadukan latihan fisik bela diri dengan pembinaan mental spiritual, menciptakan sebuah format pembinaan anggota yang komprehensif dan modern.
Kegiatan yang digelar secara hybrid ini memungkinkan partisipasi massal. Pengurus harian, ketua lembaga, dan para ketua bidang memimpin langsung dari studio utama di lokasi pusat. Sementara itu, gelombang antusiasme datang dari ribuan anggota lainnya yang dengan tertib mengikuti setiap sesi dari studio mini di padepokan masing-masing, yang tersebar di seluruh penjuru Provinsi Jambi. Suasana kebersamaan dan disiplin terpancar jelas meski terhubung secara virtual.
Dalam sambutan pembukanya, Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, H. Wahyudi, SE., menyampaikan apresiasi atas semangat seluruh anggota. Beliau menegaskan bahwa event besar ini adalah bentuk komitmen pengurus dalam menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas latihan. “Keberhasilan penyelenggaraan malam ini membuktikan kesungguhan kita bersama. Latihan ini adalah perintah Guru Besar yang kita junjung tinggi. Namun, di tangan Pengprov Jambi, ia kita transformasi tidak hanya sebagai pengulangan jurus, tetapi sebagai sebuah sistem pembinaan yang membangun disiplin, ketahanan fisik, dan persaudaraan yang luas,” ujar H. Wahyudi dengan penuh keyakinan.
Pemantapan semangat juga disampaikan secara virtual oleh Dewan Pembina Daerah PERSINAS ASAD Jambi, KH. Ngadiman, yang turut bergabung dari padepokan Bahar Utara, Muaro Jambi. “Apa yang diselenggarakan Pengprov malam ini adalah ikhtiar mulia. Mari kita dukung penuh dengan niat yang lurus. Kita berlatih bukan untuk kesombongan, tapi untuk kesehatan dan sebagai bentuk ibadah. Setiap keringat dalam latihan bersama ini, jika diniatkan benar, adalah ibadah,” pesan Kyai Ngadiman yang disambut khidmat oleh peserta di semua lokasi.
Puncak acara adalah sesi pembinaan mental spiritual yang diberikan langsung oleh Dewan Penasihat DPW LDII Provinsi Jambi, KH Nur Hamid Hadi, S.Pd. Kehadiran beliau merupakan implementasi nyata dari Memorandum of Understanding (MoU) antara DPP LDII dengan PB PERSINAS ASAD, yang memungkinkan sinergi mendalam antara penguatan fisik dan ketenangan batin.
Dalam bimbingannya yang mendalam, KH Nur Hamid Hadi menekankan filosofi pesilat sejati. Menurutnya, Pengprov PERSINAS ASAD Jambi telah menyajikan sebuah paket lengkap. Kekuatan fisik harus ditopang oleh spiritualitas yang tangguh. “Seorang pesilat tangguh adalah yang mampu menyelaraskan kekuatan tangan dengan kelembutan hati, keberanian jasmani dengan ketakwaan ruhani. Inilah karakter unggul yang sedang kita bangun bersama,” tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung lancar dan penuh khidmat ini mendapatkan apresiasi luas. “Ini adalah bukti bahwa Pengprov kami mampu mengelola event besar dengan konsep yang matang. Kami tidak hanya latihan, tapi juga mendapat pencerahan yang menyentuh hati,” ungkap Miema, salah satu peserta dari padepokan Kota Jambi, usai acara.
Dengan suksesnya gelaran ini, Pengprov PERSINAS ASAD Jambi tidak hanya menunjukkan kapasitas organisasional yang solid, tetapi juga menegaskan visinya dalam membina generasi pesilat yang paripurna: tangguh secara fisik, kokoh secara mental, dan luhur secara spiritual. Langkah strategis ini diharapkan menjadi model berkelanjutan untuk membangun kaderisasi yang berkualitas di masa depan.


