Kalimantan Timur (14/12) — Ketua PERSINAS ASAD Balikpapan, Joko Yawiono, secara resmi membuka kegiatan PASANGGIRI KOTA BALIKPAPAN yang digelar di Pondok Pesantren Bairuha, pada Minggu, 14 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang merupakan Warga dan pesilat PERSINAS ASAD dari berbagai wilayah di Kota Balikpapan.
Dalam sambutannya, Joko Yawiono menegaskan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama dalam pelaksanaan PASANGGIRI. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan, persaudaraan, dan silaturahim antar Warga ASAD, serta membentuk jiwa besar dan karakter luhur sebagai landasan utama dalam berlatih dan bertanding.
“PASANGGIRI ini adalah sarana mempererat silaturahim dan mengamalkan nasehat para leluhur. Menang dan kalah itu biasa, tetapi persaudaraan dan akhlak mulia harus tetap dijaga,” ujar Joko Yawiono.
Sementara itu, Ketua Panitia PASANGGIRI KOTA BALIKPAPAN, Daud Nurhuda, menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh lima kontingen atau ranting yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Balikpapan. Antusiasme peserta dinilai mencerminkan semangat kebersamaan dan soliditas Warga ASAD di tingkat kota.
Ia juga menyampaikan bahwa PASANGGIRI ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan mental, karakter, dan persaudaraan antar pesilat PERSINAS ASAD.
Melalui pelaksanaan PASANGGIRI KOTA BALIKPAPAN ini, PERSINAS ASAD Balikpapan berharap dapat melahirkan pesilat-pesilat yang tidak hanya berprestasi secara teknik, tetapi juga kuat secara mental, berkarakter luhur, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.



