Jambi (18/12) – Menyongsong Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pencak Silat Jambi Tahun 2025 yang digelar di Gedung Judo Kota Jambi pada 16-18 Desember, Pengurus Provinsi (Pengprov) PERSINAS ASAD Jambi menggelar acara pembekalan intensif. Kegiatan yang berlangsung di Aula Padepokan PERSINAS ASAD Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi pada Senin (15/12) ini diikuti oleh seluruh atlet, pelatih, dan manajer tim yang akan bertanding.
Acara dipimpin langsung oleh Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, H. Wahyudi, SE., dan dihadiri oleh jajaran pengurus inti seperti Wakil Ketua Qurota Akyun, Komisi Disiplin Ali Mustofa, SH., serta para koordinator bidang. Pembekalan ini dirancang untuk memantapkan persiapan teknis, mental, dan administratif seluruh kontingen sebelum bertanding.
Dalam arahannya, H. Wahyudi menegaskan bahwa persiapan yang matang adalah kunci dalam event Kejurprov 2025. Iya juga berharap seluruh pesilat pelatih dan ofisial dapat menerapkan 29 karakter Luhur warga ASAD.
“Ini adalah ajang prestisius untuk mengukur kemampuan dan melahirkan juara. Saya berharap seluruh warga ASAD yang bertanding, baik pesilat, pelatih, maupun ofisial, dapat menunjukkan dedikasi terbaik, menjaga sportivitas tinggi, dan tentunya meraih hasil yang optimal dengan tetap mempraktekkan karakter Luhur warga ASAD,” ujarnya dengan penuh semangat.
Peserta yang menerima pembekalan berasal dari berbagai kabupaten/kota di Jambi, mencerminkan representasi wilayah yang komprehensif. Dari Kota Jambi hadir pelatih Rohmat beserta atlet Bima Taufik dan Yudistira. Kontingen Kabupaten Batang Hari dipimpin manajer tim Andi Susanta dengan atlet Rouzan, Ahmad Yunus, dan Surgi. Sementara Kabupaten Merangin mengirimkan Firman dan Sidiq Ardian Nugroho, serta Kabupaten Kerinci diwakili oleh Harun Al Rasyid. Kontingen terbesar berasal dari Kabupaten Tanjab Timur yang dimanajeri Edi Supriyanto dengan empat atletnya: Aldian Saputra, Hendra Saputra, M. Alfiando Addikara, dan Tito Nur Zain Kholison.
Materi pembekalan mencakup beberapa aspek krusial. Abdul Rohmat dari Lembaga Pelatih PERSINAS ASAD Jambi, menyampaikan strategi taktis dan analisis potensi lawan. “Kita harus masuk gelanggang dengan persiapan teknik yang matang dan mental pemenang. Setiap gerakan harus penuh perhitungan,” pesannya.
Sementara itu, Nurdin, S.Pd., M.Pd., dari Lembaga Wasit Juri PERSINAS ASAD Jambi memberikan penjelasan mendalam tentang peraturan pertandingan terbaru dan titik-titik kritis yang sering menjadi perhatian juri. “Pemahaman yang baik terhadap regulasi akan meminimalisir kesalahan teknis dan membantu atlet mengoptimalkan penilaian,” jelas Nurdin.
Di sisi lain, Ali Mustofa, SH., dari Komisi Disiplin menekankan pentingnya integritas dan perilaku sportif selama kompetisi. “Kemenangan yang diraih dengan kejujuran dan menghormati lawan akan jauh lebih bermakna. Itulah nilai dasar Pencak Silat sebagai bela diri dan seni,” tegasnya.
Bidang Pembinaan Prestasi yang diwakili Kevin Philips juga memaparkan agenda pendampingan dan dukungan logistik selama kejuaraan berlangsung.
Dengan pembekalan yang komprehensif ini, Pengprov PERSINAS ASAD Jambi optimistis dapat menampilkan kontingen yang tidak hanya siap secara fisik dan teknik, tetapi juga matang secara mental dan disiplin. Seluruh warga ASAD diharapkan mampu menunjukkan jiwa kesatria dan performa terbaik, memperkuat posisi perguruan sebagai pencetak atlet pencak silat berkualitas di tingkat provinsi.


