ASAD Nabire Tutup Program 2025 dengan Pasanggiri Generus Usia Dini

admin
By admin
3 Min Read

Papua Tengah (21/12)— Menutup rangkaian kegiatan pembinaan sepanjang tahun 2025, Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERSINAS ASAD Nabire menggelar kegiatan Pasanggiri bagi pesilat generasi penerus (Generus) putra dan putri tingkat usia dini, pra remaja, dan remaja.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Ganjar Waluyo, Jalan Surojo Tanojo Kelurahan Karang Mulia Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Minggu (21/12/2025).

Kegiatan Pasanggiri secara resmi dibuka oleh salah satu Pembina PERSINAS ASAD Nabire H. Nuryadi, M.MPd. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Pasanggiri bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, melainkan juga sarana pembinaan mental dan karakter pesilat.

“Pasanggiri ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga upaya penguatan nilai-nilai pencak silat sebagai seni bela diri tradisional sekaligus sebagai penjagaan diri bagi generasi muda,” ujarnya.

Pasanggiri tersebut diikuti oleh para pesilat putra dan putri binaan PERSINAS ASAD Nabire dan dihadiri oleh unsur pelatih serta pembina. Kehadiran para pelatih senior dan pembina menjadi wujud dukungan terhadap proses pembinaan serta peningkatan kualitas pesilat sejak usia dini.

Dalam kegiatan ini, para peserta menampilkan kemampuan teknik dasar hingga rangkaian jurus pencak silat yang telah dipelajari selama masa latihan. Setiap penampilan mendapat perhatian dan penilaian dari para pelatih yang memberikan arahan, evaluasi teknik, serta motivasi agar para pesilat semakin percaya diri dan terus meningkatkan kemampuan bela diri mereka.

Ketua Panitia Festival, Niki Afidah Mukmin, M.T., menambahkan bahwa melalui kegiatan Pasanggiri ini diharapkan para pesilat tidak hanya terampil secara teknik, tetapi juga memiliki kedisiplinan, akhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa.

“Pembinaan yang berkelanjutan sangat penting agar pendekar ASAD Nabire tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berkarakter kuat, dan mampu melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia,” pungkasnya.

Selain kegiatan utama Pasanggiri, acara ini juga diramaikan dengan kegiatan bazar yang dilaksanakan oleh para remaja masjid di bawah naungan LDII.

Bazar tersebut diikuti oleh Remaja Masjid Baitul Izza, Remaja Masjid Al-Manshurin, Remaja Masjid Ar-Rofiq, Remaja Masjid Al-Muttaqin, dan Remaja Masjid Miftahul Jannah. Beragam menu aneka makanan dan minuman kekinian turut disajikan, sehingga menambah semarak suasana kegiatan.

Melalui kegiatan Pasanggiri ini, PERSINAS ASAD Nabire menegaskan komitmennya dalam menjaga tradisi pencak silat sekaligus menyiapkan bibit-bibit pendekar yang berprestasi dan berkarakter luhur untuk masa depan. (Arbi-Promar)

Share This Article