ASAD Bengkulu Utara Borong 30 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Adhyaksa Cup

admin
By admin
3 Min Read

Bengkulu (21/12) — Kejuaraan Pencak Silat Adhyaksa Cup 2025 yang diinisiasi Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara menjadi momentum penting dalam pembinaan generasi muda sekaligus pelestarian budaya bangsa melalui olahraga tradisional pencak silat.

Kejuaraan yang digelar di Kabupaten Bengkulu Utara itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Adhyaksa. Ajang ini menegaskan peran kejaksaan tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pembangunan sumber daya manusia dan karakter bangsa.

Sebanyak sekitar 250 pesilat dari berbagai perguruan turut ambil bagian. Di ajang tersebut, Pengkab PERSINAS ASAD Bengkulu Utara tampil menonjol dengan menurunkan 31 pesilat dan berhasil mengoleksi 30 medali, terdiri dari 12 emas, 8 perak, dan 10 perunggu.

Atas capaian tersebut, PERSINAS ASAD Bengkulu Utara meraih Juara Umum II kategori usia dini 2, serta Juara Umum III kategori pra remaja, remaja, dan dewasa. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar ASAD di Provinsi Bengkulu.

Kejuaraan ini turut dihadiri Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, S.E., M.AP., didampingi Kapolres Bengkulu Utara, Kasi Intel Kejari Bengkulu Utara, unsur Forkopimda, OPD, serta Dinas Pemuda dan Olahraga Bengkulu Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Arie Septia Adinata menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara atas penyelenggaraan Adhyaksa Cup 2025.

“Saya mengucapkan Selamat Hari Adhyaksa. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara dalam mendukung pembinaan generasi muda, khususnya di bidang pencak silat,” ujarnya.

Penutupan kejuaraan dan pengumuman pemenang juga dihadiri Kepala Dispora Bengkulu Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara, serta Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia Provinsi Bengkulu Hopalara, M.Pd. Dua wasit-juri dari PERSINAS ASAD turut dipercaya memimpin pertandingan guna menjaga kelancaran dan objektivitas penilaian.

Ketua PERSINAS ASAD Provinsi Bengkulu, Triono, mengapresiasi capaian pesilat ASAD Bengkulu Utara serta sinergi seluruh pihak yang terlibat.

“Prestasi ini merupakan hasil pembinaan yang konsisten dan kerja keras bersama. Kami berharap Adhyaksa Cup terus berlanjut sebagai ajang strategis mencetak pesilat berprestasi, berkarakter, dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Menurut Triono, PERSINAS ASAD berkomitmen terus memperkuat pembinaan sejak usia dini sebagai upaya melestarikan pencak silat sekaligus membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berjiwa nasionalis.

Kejuaraan Pencak Silat Adhyaksa Cup 2025 pun dinilai menjadi contoh sinergi positif antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan organisasi olahraga dalam membangun prestasi serta karakter generasi penerus bangsa.

Share This Article