Riau (21/12) – Pengurus Forum Sepakbola Generasi Indonesia (FORSGI) Provinsi Riau kembali menggelar agenda tahunan Festival Sepakbola Piala Gubernur Riau bagi kelompok usia 10 dan 12 tahun. Kegiatan yang bertepatan dengan libur sekolah ini berlangsung di Stadion Mini Universitas Islam Riau (UIR), Jalan Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (21/12/2025).
Festival diikuti pemain-pemain terbaik dari 11 kabupaten/kota se-Provinsi Riau, masing-masing mengirimkan dua tim pada kategori U-10 dan U-12. Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus seleksi bakat sepakbola usia dini di Bumi Lancang Kuning.
Sebelum festival resmi dibuka oleh Yurnalis Basri, para tamu undangan disuguhkan atraksi seni bela diri pencak silat dari PERSINAS ASAD yang dibawakan oleh siswa SMP dan SMA Amal Mulya Boarding School Pekanbaru.
Sebanyak 28 pesilat ASAD memasuki lapangan dengan formasi rapi dan langsung memancing tepuk tangan penonton, ofisial, serta para pemain. Meski hujan turun cukup lebat, para pesilat tetap tampil konsisten dan penuh semangat. Aksi mereka justru tampak semakin dramatis saat hujan kian deras dan lapangan mulai tergenang air.
Dalam sambutannya, Kadispora Riau menyampaikan apresiasi atas penampilan tersebut. Ia menegaskan bahwa pencak silat dan sepakbola sama-sama olahraga yang baik, namun tidak untuk dikombinasikan saat pertandingan sepakbola berlangsung. Pesan tersebut ditujukan kepada para pemain muda agar tetap menjunjung sportivitas.
“Meskipun hujan lebat dan kondisi lapangan tergenang, kita berharap festival tetap berjalan lancar. Semoga dari ajang ini lahir generasi Riau yang kelak bisa mengikuti jejak Rizky Ridho maupun Pratama Arhan dan memperkuat Timnas Indonesia,” ujar Kadispora Riau menutup sambutan.
Festival Sepakbola Piala Gubernur Riau ini diharapkan terus menjadi agenda pembinaan berkelanjutan, tidak hanya melahirkan pesepakbola berprestasi, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan semangat juang sejak usia dini.


