Jawa Barat (3/1) – Perguruan Pencak Silat Nasional PERSINAS ASAD Kota Depok menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) bagi pesilat usia dini dan pra remaja, Sabtu (3/1/2026). Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari di Padepokan PERSINAS ASAD Kota Depok.
UKT kali ini diperuntukkan bagi kenaikan tingkat ke Tingkat 2 (Hijau) dan Tingkat 3 (Hijau Strip). Sebanyak 26 pesilat mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 9 pesilat usia pra remaja dan 17 pesilat usia dini. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan penuh semangat dan disiplin.
Kegiatan UKT dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Andre, didampingi Sekretaris Yazid dan Bendahara Yadi Ansyori. Adapun tim penguji terdiri dari Yaya, Rizal, Ahmad, dan Yadi, yang menilai kemampuan teknis jurus, kedisiplinan, mental, serta pemahaman nilai-nilai dasar pencak silat ASAD.
Dalam upacara pembukaan, panitia mengusung tema “Membentuk insan pencak silat yang berakhlak mulia, paham, mandiri, dan menjunjung tinggi 29 karakter.” Tema tersebut menegaskan bahwa pembinaan di PERSINAS ASAD tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan fisik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak pesilat sejak usia dini.
Ketua Panitia UKT, Kang Andre, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan berjenjang. “UKT bukan sekadar kenaikan tingkat, tetapi sarana evaluasi untuk memastikan setiap pesilat memahami jurus, etika, serta nilai-nilai luhur pencak silat,” ujarnya.
Melalui UKT ini, PERSINAS ASAD Kota Depok berharap mampu mencetak generasi pesilat yang berprestasi, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan serta sportivitas, sejalan dengan visi pembinaan jangka panjang organisasi.


