PEKANBARU – Kontingen PERSINAS ASAD Sumatera Utara bersama pesilat ekstrakurikuler binaannya meraih tiga medali emas dan satu medali perak dalam Riau Open Competition 3 (ROC 3) Tahun 2026. Kejuaraan pencak silat tersebut berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di Hall Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau.
Kejuaraan ini diikuti sekitar 350 pesilat dari tiga provinsi, yakni Riau, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. ROC 3 menjadi ajang kompetisi sekaligus sarana mengukur kemampuan dan hasil pembinaan pesilat dari berbagai daerah.
PERSINAS ASAD Sumut menurunkan empat pesilat yang berasal dari kontingen perguruan dan ekstrakurikuler binaan di sejumlah sekolah. Dari keikutsertaan tersebut, seluruh pesilat berhasil membawa pulang medali.
Qolun Alfaridhzy menjadi perwakilan kontingen PERSINAS ASAD Sumut yang meraih medali emas. Ia menempati posisi juara pertama pada kelas G remaja putra.
Prestasi juga diraih pesilat ekstrakurikuler binaan PERSINAS ASAD Sumut dari UPTD SMP Negeri 2 Alang Bon Bon, Kabupaten Asahan. Pesilat putri dari sekolah tersebut meraih juara pertama dan medali emas pada kelas E pra remaja putri. Ia juga memperoleh predikat Pesilat Terbaik Putri Pra Remaja.
Dua medali lainnya berasal dari pesilat binaan ekstrakurikuler UPTD SD Negeri 1779 Alang Bon Bon, Kabupaten Asahan. Wilson Aldiano Panjaitan meraih juara pertama dan medali emas pada kelas C usia dini II. Sementara itu, Muhammad Elriza Meidana memperoleh juara kedua dan medali perak.
Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Sumatera Utara, Ary Abdillah, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia mengapresiasi kerja keras para pesilat serta dukungan pelatih, pembina, dan pihak sekolah dalam proses pembinaan.
Menurutnya, hasil kejuaraan ini menjadi salah satu indikator perkembangan pembinaan pencak silat di lingkungan PERSINAS ASAD Sumatera Utara, termasuk melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Keberhasilan pesilat binaan sekolah dalam kejuaraan ini juga menunjukkan pentingnya pembinaan sejak usia dini. Melalui kegiatan ekstrakurikuler, sekolah dapat menjadi salah satu lingkungan untuk mengembangkan kemampuan dan potensi pesilat.
PERSINAS ASAD Sumatera Utara berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pesilat untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengikuti kompetisi pada jenjang berikutnya.


