Jakarta (19/05) – Menjelang peresmian padepokan dan Kantor PERSINAS ASAD, sejumlah pengurus besar PERSINAS ASAD melakukan audiensi dengan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Senin (19/5/2025).
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua Harian PB IPSI Beny G Sumarsono dan Sekretaris Jenderal PB IPSI Teddy Suratmadji. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, berbagai hal strategis dibahas demi penguatan PERSINAS ASAD sebagai salah satu perguruan yang berada di bawah naungan IPSI.
Salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut adalah usulan agar PERSINAS ASAD segera mengirimkan surat undangan resmi kepada Presiden RI selaku Ketua Umum PB IPSI untuk hadir dalam peresmian padepokan. PB IPSI pun menyatakan siap memberikan surat rekomendasi sebagai bentuk dukungan resmi terhadap acara tersebut.
Dalam kesempatan itu Ketua Harian PB IPSI Beny G Sumarsono mengungkapkan bahwa tahun ini PB IPSI akan mengadakan program peningkatan kualitas wasit dari tingkat nasional ke tingkat internasional. Selain itu, pembinaan pelatih tingkat nasional juga menjadi perhatian, dengan kriteria utama adalah mereka yang memiliki pemahaman agama yang baik.
“ASAD juga perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam hal wasit internasional. Kita butuh wasit yang netral, tidak membela organisasi, tapi fokus pada keadilan pertandingan,” ujar Beny G Sumarsono.
Sekretaris Umum PB ASAD, Kayat Sukayat, mengungkapkan bahwa dalam peresmian yang direncanakan digelar awal Agustus 2025 tersebut, PERSINAS ASAD akan mengundang Presiden RI dan juga Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Tanggal tersebut dipilih bertepatan dengan momen bersejarah diterimanya PERSINAS ASAD sebagai anggota IPSI pada 10 Agustus 2007.
Dalam pertemuan itu, turut hadir Ketua PB ASAD H. Deni Rahmad Banani, ST, Sekretaris Humas Triyanto Atmo Wiyono, S.Kom., MM, Bendahara Umum H. Bambang Sumadi, serta Ketua Bidang Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga, Ngadiyo.
Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan silaturahim dan sinergi antara ASAD dan PB IPSI dalam mendorong pencak silat Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi, baik dari segi organisasi, pelatih, wasit, maupun pesilatnya.



