Cilegon (24/05) – Mewujudkan pesilat berprestasi bukan hanya soal fisik tangguh, tetapi juga karakter mulia dan mental spiritual yang kuat. Hal inilah yang ditekankan Ketua PERSINAS ASAD Kota Cilegon, Teguh Pribadi, dalam Kejuaraan Wali Kota Cilegon 2024.
Teguh, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I IPSI Kota Cilegon, ditunjuk oleh para pengurus dan sesepuh IPSI untuk bersilaturahmi serta mempererat hubungan antarperguruan silat, Sabtu (24/5/2024).
“Dengan silaturahmi, persaudaraan dan kerukunan antar pesilat bisa semakin kuat. Saya dipercaya untuk mewakili IPSI agar saling menghormati dan menjaga keharmonisan, terutama menjelang pertandingan,” ujar Teguh di Cilegon, Sabtu (24/5/2024).
Dalam kejuaraan ini, para pesilat dari IPSI Kecamatan Cilegon berhasil menyabet sejumlah medali. Di antaranya, medali emas diraih oleh Topan Abdurrohman dan Muhammad Reza Oktario, medali perak oleh Ricardo Kaka, serta medali perunggu diraih Romeo Zaki, Yusuf, Zidan, Salis, Rasyid Kumala, dan Supratman W.
Teguh mengungkapkan bahwa PERSINAS ASAD selama ini aktif mengikuti berbagai kejuaraan dengan menjunjung tinggi profesionalisme, sportivitas, solidaritas, dan rasa saling menghormati antarperguruan.
Ia juga berharap agar semangat kebersamaan terus tumbuh, termasuk dari perguruan lain, untuk mengangkat nama pencak silat hingga level nasional dan internasional.
“Tahun ini ada beberapa perguruan yang datang secara resmi untuk bersilaturahmi dan memberikan masukan. Ini langkah positif untuk bersama-sama memajukan pencak silat hingga ke mancanegara,” jelasnya.
Ke depan, Teguh menargetkan PERSINAS ASAD bisa memiliki lebih banyak wasit juri bersertifikat internasional dan pelatih yang fasih berbahasa Inggris agar siap memperkenalkan pencak silat ke luar negeri.
Tak hanya itu, ia juga mendorong agar turnamen terbuka digelar, sebagai ajang pengembangan bakat bagi pesilat dari perguruan kecil dan lokal.
“Turnamen open ini penting untuk menambah jam terbang pesilat, serta menjadi bahan laporan pembinaan kepada PERSINAS ASAD. Pencak silat tidak hanya warisan budaya, tapi juga cabang olahraga berprestasi,” tegasnya.


