Jawa Barat (28/11) — Pengurus baru PERSINAS ASAD Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas para pesilat melalui program kerja tahun 2026. Salah satu fokus utamanya adalah membentuk tim pesilat pra remaja yang akan dipersiapkan mengikuti kejuaraan prestasi berjenjang tingkat daerah hingga nasional.
Ketua PERSINAS ASAD Jawa Barat, H. Suparno, menyampaikan hal tersebut dalam Musyawarah Pleno Pengurus PERSINAS ASAD Jawa Barat yang digelar di Sekejati, Kiaracondong, Bandung, Sabtu (28/11/2025).
Menurutnya, pembinaan tidak hanya menyasar pesilat muda, tetapi juga mereka yang telah lolos menuju PORPROV XIV Jawa Barat 2026. Para pesilat tersebut akan mendapatkan pembekalan khusus sebagai persiapan jelang kompetisi provinsi terbesar tersebut.
“Para pesilat yang sudah lolos PORPROV akan kami beri pembekalan khusus menjelang pelaksanaan PORPROV 2026. Ini bagian dari komitmen kami untuk memperkuat prestasi ASAD Jawa Barat,” ujar Suparno.
Selain peningkatan kualitas pesilat dan pelatih, PERSINAS ASAD Jawa Barat juga terus memperkuat program seni beladiri. Warga ASAD rutin melaksanakan latihan ilmu seni pencak silat minimal sekali sebulan sebagai upaya menjaga kebugaran dan memperdalam teknik.
Untuk pesilat lolos PORPROV yang daerahnya tidak memiliki latihan rutin, PERSINAS ASAD Jawa Barat akan menggelar training center (TC) khusus. TC tersebut akan didampingi Fiqi Abdillah Lubis, pesilat internasional yang menjadi alternatif pendamping latihan.
Di bidang seni budaya, PERSINAS ASAD Jawa Barat juga bersiap tampil pada Festival Pencak Silat Piala Bupati Sukabumi Cup III Tahun 2025 yang digelar pada 17–18 Desember 2025 di GOR Venue Tinju Pelabuhanratu.


