Palembang (28/05) – Pekan Olahraga Pondok Pesantren (Ponpes) se-Kota Palembang kembali digelar dengan semarak. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 26–28 Mei 2025, dan dipusatkan di Ponpes Insan Cendikia Palembang.
Ajang olahraga tahunan ini diikuti oleh seluruh pondok pesantren dari berbagai penjuru Kota Palembang, dengan tujuan mempererat silaturahim antarpesantren sekaligus menggali potensi generasi muda di bidang olahraga.
Dari sejumlah cabang yang dipertandingkan, pencak silat menjadi salah satu yang paling menyita perhatian. Dalam kategori seni, PERSINAS ASAD Kota Palembang menunjukkan dominasinya dengan meraih medali emas di dua nomor unggulan.
Untuk kategori seni tunggal, pesilat M. Yahya Al-Faruq sukses menyabet medali emas usai menunjukkan teknik yang impresif dan konsisten sejak babak penyisihan.
Sementara itu, di kategori seni ganda, pasangan pesilat Yogi Nurrohman dan M. Hafis Syaifulloh juga berhasil mempersembahkan medali emas untuk kontingen ASAD.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran pengurus ASAD Kota Palembang, Wiwin Rianto, serta pelatih Aldi, yang terus membina para pesilat dengan disiplin dan semangat kebersamaan.
“Ajang ini bukan hanya soal prestasi, tapi juga momentum silaturahim antarpesantren. Semoga ke depan ASAD bisa terus melahirkan pesilat yang tidak hanya kuat di gelanggang, tapi juga berakhlak baik,” ujar Wiwin Rianto.
Dengan torehan emas ini, ASAD Palembang semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan pencak silat di kalangan pondok pesantren. Lebih dari sekadar kompetisi, Pekan Olahraga Ponpes menjadi wadah pembinaan karakter dan semangat sportivitas bagi generasi muda.


