Riau (06/12) – Pengurus dan Pembina PERSINAS ASAD Provinsi Riau menggelar Rapat Kerja Provinsi dan Musyawarah Penyusunan Program Kerja (Proker) 2026, pada Sabtu (06/12/ 2025) di Wareh Kupie Jl Arifin Achmad Pekanbaru.
Kegiatan ini diikuti 40 peserta, termasuk dua pembina senior, KH Mashudi dan KH Sugiatno, yang mendampingi jalannya musyawarah dari awal hingga selesai.
Musyawarah berlangsung dalam suasana hangat khas kota Pekanbaru, dan seluruh peserta terlihat aktif memberi masukan.
Fokus utama pembahasan diarahkan pada peningkatan prestasi para pesilat serta optimalisasi potensi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan ASAD provinsi Riau, serta melindungi para atlet dan pelatih dengan menjadi peserta BPJS kesehatan.
Dalam forum tersebut, pengurus berhasil merumuskan berbagai program strategis untuk tahun 2026. Salah satu poin penting adalah upaya semakin memperkuat kemandirian organisasi, baik dalam pembinaan, kegiatan internal, maupun aspek pengembangan lainnya.
Para pembina memberikan pesan agar seluruh program yang disusun dapat dijalankan secara konsisten dan menjadi wadah tumbuhnya generasi pesilat yang disiplin, berkarakter, berprestasi serta memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan tersusunnya Proker 2026, PERSINAS ASAD Provinsi Riau berharap kegiatan pembinaan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak positif bagi kemajuan organisasi di masa mendatang.
Ketua Pengprov ASAD Riau Aminuddin menuturkan, didalam kepengurusan tingkat provinsi Riau ini banyak kita rekrut generasi muda yang aktif dan berprestasi dibidang silat, karena peran anak muda didalam kepengurusan organisasi tidak bisa dipandang sebelah mata, dengan kemampuan dan pengetahuan serta perkembangannya dalam mengikuti bidang teknologi yang selalu up date serta mempunyai daya juang yang cukup tinggi menjadikan peran generasi muda atau biasa disebut ( gen z ) sangatlah dibutuhkan, selain untuk kemajuan organisasi itu sendiri juga untuk memudahkan dalam regenerasi kepengurusan PERSINAS ASAD di Provinsi Riau, tutup Aminuddin.



