Sleman (DIY) – Bertindak sebagai tuan rumah dalam acara Latih Tanding yang digelar di Padepokan PERSINAS ASAD komplek Masjid Al-Firdaus, Cebongan Lor, Tlogoadi, Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Minggu (29/6/2025), Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERSINAS ASAD Kabupaten Sleman tentunya sudah menyiapkan segala sesuatunya, termasuk menyiapan para pesilat untuk menyambut pesilat-pesilat dari Al-Amaanah Boarding School Karanganyar.
Didampingi Wakil Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Kabupaten Karanganyar, Muhammad Amin dan Pelatih, Chomsan Nur Cholis, S.M. Al-Amaanah Boarding School membawa 50 pesilat dari berbagai kategori, yang rata-rata pelajar kelas 9 SMP.
Menurut Chomsan, salah satu staf pendidik di Al-Amaanah Boarding School yang juga anggota Lembaga Pelatih Pengkab PERSINAS ASAD dan IPSI Kabupaten Karanganyar. Selain silaturrohim latih tanding dengan Pengkab PERSINAS ASAD Kabupaten Sleman ini bertujuan tukar pengalaman teknik tanding dan belajar mengelola sebuah event pertandingan.
“Saya melihat di DIY khususnya PERSINAS ASAD kabupaten Sleman ini banyak mencetak generasi pesilat unggulan, dari berbagai teknik tanding banyak yang kami adopsi,” ungkap Chomsan.
Selain itu Chomsan juga berpendapat Pengkab PERSINAS ASAD Kabupaten Sleman sudah pengalaman menghelat sebuah event. Terbukti dengan event Sembada Cup sudah sampai edisi ke 5, bahkan tahun 2025 ini akan menghelat Sembada Cup yang ke 6.
“Kami juga ingin belajar bagaimana mengelola sebuah event yang baik, karena Pengkab PERSINAS ASAD Kabupaten Karanganyar belum pernah menghelat sebuah event,” tutup Chomsan mengakhiri percakapan.
Sementara pelatih Pengkab PERSINAS ASAD Kabupaten Sleman Abdul Malik mengungkapkan, latih tanding bisa menjadi evaluasi dan tolok ukur kemampuan seorang pesilat. Dengan banyak latih tanding pesilat bisa terus mengasah kemampuan tekniknya sekaligus mengevaluasi kekurangannya.
“Latihan tanpa kompetisi itu hambar, dengan adanya latih tanding ini pelatih bisa melihat progres dari latihan karena latih tanding ini merupakan simulasi langsung sebuah pertandingan,” ucap Malik.
Lebih lanjut Malik berharap agar sering menggelar latih tanding, karena bisa menambah pengalaman dan wawasan bagi pesilat. Dengan bertemu kawan tanding dari daerah lain yang berbeda karakter dan teknik, akan semakin memperkaya pengalaman dan meningkatkan teknik bertandingnya.
“Dengan kedatangan kawan tanding dari luar daerah, yang tentu saja dengan karakter dan metode latihan yang berbeda, pesilat bisa belajar banyak hal dan bisa menambah motivasi,” lanjut Malik.
Menutup rangkaian acara latih tanding Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Kabupaten Sleman, H. Nur Ridho, S.Pd., memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus, perangkat pertandingan dan tentunya seluruh pesilat yang sudah berpartisipasi dalam acara latih tanding.
Kepada pesilat Nur Ridho berpesan dari acara latih tanding ini bisa memetik manfaatnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan berbudi pekerti yang luhur. Karena dengan berbudi pekerti yang luhur hubungan antar perguruan pencak silat akan harmonis.
“Jadikan latih tanding ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan tanding, jaga sikap yang baik dalam pertandingan. Kalah dan menang merupakan hal biasa dalam pertandingan karena yang terpenting tetap menjaga kerukunan dan kekompakan, tunjukkan pesilat PERSINAS ASAD yang berjiwa besar dan berkarakter luhur,” pungkas Nur Ridho.


