Manokwari (2/8) – PERSINAS ASAD menunjukkan komitmen kuat dalam pembinaan pencak silat di Papua Barat. Dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Manokwari yang digelar Sabtu (2/8/2025), PERSINAS ASAD menurunkan tiga wasit juri untuk mengawal jalannya pertandingan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK 2 Manokwari, Jalan Reremi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari, Martinus Dowansiba. Hadir dalam pembukaan sejumlah kepala sekolah, wasit juri dari berbagai cabang olahraga, serta para pesilat dari pencak silat dan cabor lain seperti karate.
Tiga wasit juri dari PERSINAS ASAD yang diturunkan pada ajang ini yakni PA Julkarnain, Sudarto, dan Muhammad Fahmi Asad. Menariknya, salah satu dari mereka, Sudarto, merupakan wasit juri nasional yang kerap dipercaya dalam berbagai turnamen pencak silat tingkat daerah hingga nasional.
“Ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga ajang penjaringan pesilat muda potensial sejak usia sekolah,” kata Julkarnain dalam laporannya di hadapan peserta dan tamu undangan.
Menurut Julkarnain, keterlibatan PERSINAS ASAD dalam even resmi seperti O2SN adalah bentuk kontribusi nyata dalam pembinaan prestasi silat Indonesia. Ia juga menambahkan bahwa dalam sejumlah turnamen terbuka yang digelar di Manokwari, kehadiran wasit juri dari PERSINAS ASAD sudah menjadi bagian penting dari suksesnya pelaksanaan.
“Kepercayaan IPSI Papua Barat terhadap PERSINAS ASAD adalah bukti bahwa kualitas SDM kami diakui dan siap berkontribusi untuk silat nasional,” tegasnya.
Ajang O2SN tingkat kabupaten ini menjadi bagian dari seleksi menuju level provinsi hingga nasional, serta menjadi panggung pembinaan berjenjang bagi para pesilat pelajar.


