Jawa Tengah (6/11) — Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Kapolres Wonogiri menggelar pertemuan dengan jajaran Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan perwakilan Perguruan Pencak Silat se-Wonogiri dalam kegiatan bertajuk “Angkringan Bareng Kapolres”, yang berlangsung pada Rabu (5 November 2025) di Angkringan Sopo Ngiro, Wonogiri.
Pertemuan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan perguruan pencak silat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah Wonogiri.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua IPSI Wonogiri, para pengurus IPSI, serta perwakilan dari berbagai perguruan pencak silat, di antaranya PSHT, PSHW, PSHT PM, Tapak Suci, Pagar Nusa, Kera Sakti, dan PERSINAS ASAD.
Dalam sambutannya, Ketua IPSI Wonogiri, Weda Hendragiri, menyampaikan apresiasi kepada Polri atas upaya nyata dalam merangkul seluruh perguruan silat sebagai mitra strategis dalam menjaga situasi yang aman dan damai.
“Kami dari IPSI dan seluruh perguruan berkomitmen untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas serta terus fokus pada pembinaan prestasi para pesilat. Hubungan kemitraan ini sangat penting untuk kemajuan dunia pencak silat di Wonogiri,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, S. H., S.I.K., M. P.M, mengapresiasi peran aktif IPSI dan perguruan pencak silat yang selalu mendukung tugas-tugas kepolisian di lapangan.
“Kami sangat berterima kasih atas sinergi yang telah terjalin. Polri akan terus mengajak kerja sama untuk menjaga suasana Wonogiri yang aman, nyaman, dan damai. Sinergi inilah yang menjadi kunci kondusifitas masyarakat,” tegas Kapolres.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kekompakan antarperguruan, sehingga potensi konflik dapat dicegah sejak dini dan setiap perbedaan dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
Melalui kolaborasi ini, IPSI dan seluruh perguruan, termasuk PERSINAS ASAD, bertekad menjadikan Wonogiri sebagai contoh daerah dengan semangat persaudaraan yang tinggi dan pencak silat yang tetap menjadi warisan budaya luhur bangsa.


