Sulawesi Tenggara (28/11) – Nilai berbudi luhur dan berjiwa besar kembali ditegaskan dalam ajang kejuaraan Pasanggiri yang digelar PERSINAS ASAD Sulawesi Tenggara di Gedung Al Mukhlis, Kota Kendari, Sabtu (28/11/2025). Ajang ini menjadi ruang pembinaan sekaligus pembuktian ketangkasan para pesilat muda dan dewasa dari berbagai daerah.
Kejuaraan berlangsung selama dua hari, 28–29 November 2025, dan dibuka oleh Dewan Pembina PERSINAS ASAD Sultra, Habibullah. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Pasanggiri merupakan seni bela diri yang mengandalkan kekuatan dan ketangkasan dalam menyerang lawan.
“Pasanggiri ini gerakannya sederhana, namun jika dikuasai dengan benar bisa sangat mematikan,” ujarnya.
Sebanyak 500 pesilat putra dan putri ikut ambil bagian, berasal dari tiga kabupaten/kota: Kota Kendari, Kabupaten Bombana, dan Kabupaten Konawe Selatan. Mereka turun dalam lima kelas pertandingan, baik perorangan maupun kelompok, meliputi Kelas Pembina, Kelas Istimewa, Kelas Remaja, Kelas Praremaja, dan Kelas Usia Dini.
Sejumlah tokoh hadir dalam pembukaan acara, di antaranya Ketua DPW LDII Sultra, Ketua DPD LDII Kota Kendari, Ketua PERSINAS ASAD Sultra, Ketua PERSINAS ASAD Kota Kendari, Ketua Senkom Sultra, serta Ketua Senkom Kota Kendari.
Ketua PERSINAS ASAD Sultra, Imam Sujono, dalam sambutannya menegaskan bahwa kejuaraan ini menjadi bagian penting dalam pembinaan pesilat di seluruh daerah. Menurutnya, Pasanggiri merupakan dasar teknik pencak silat ASAD dan menjadi ajang penyegaran kemampuan para pesilat.
“Karena itu, para pesilat harus selalu menjaga kebugaran, memperbanyak latihan fisik, dan rutin mengikuti kejuaraan seperti ini,” katanya.
Pada akhir kompetisi, Desa Lepo-lepo, Kota Kendari, keluar sebagai Juara Umum 1. Posisi Juara Umum 2 diraih Desa Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, dan Juara Umum 3 ditempati Desa Lambusa, Kabupaten Konawe Selatan.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mencetak pesilat-pesilat tangguh yang menjunjung nilai luhur serta siap membawa nama ASAD di berbagai kompetisi tingkat daerah hingga nasional.


