Jawa Tengah (28/12) – Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa Cabang Wonosobo sukses menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) ke-7 selama dua hari, 27–28 Desember 2025. Ajang ini berlangsung di Padepokan PERSINAS ASAD Kabupaten Wonosobo.
Kejurcab tersebut diikuti para pesilat dari berbagai perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI Wonosobo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus penjaringan pesilat berprestasi di tingkat cabang.
Sejumlah tokoh pencak silat turut hadir dalam pembukaan, di antaranya para sesepuh Pagar Nusa, Wakil Ketua IPSI Wonosobo, Ketua Pagar Nusa Cabang Wonosobo, serta para ketua perguruan pencak silat di wilayah Wonosobo. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan prestasi pencak silat daerah.
Wakil Ketua IPSI Wonosobo, Muhammad Saefudin Dirga, mengapresiasi penyelenggaraan Kejurcab ke-7 Pagar Nusa. Menurutnya, kejuaraan seperti ini berperan penting dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
“Melalui kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan, pencak silat akan semakin dikenal dan diminati masyarakat. Ini juga menjadi ruang pembinaan pesilat agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kejurcab ke-7 Pagar Nusa Wonosobo, Ahmad Alfa Yudha, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan acara tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak.
“Kami bersyukur kejuaraan ini dapat berjalan dengan lancar. Terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk PERSINAS ASAD, atas dukungan dan fasilitas yang diberikan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi amal ibadah,” katanya.
Melalui Kejurcab ke-7 ini, Pagar Nusa Cabang Wonosobo berharap lahir pesilat-pesilat berprestasi, sekaligus memperkuat nilai sportivitas, persaudaraan, dan kecintaan terhadap pencak silat sebagai jati diri bangsa. (Rizal PM)


