Yogyakarta (19/11) – Gajah mati meninggalkan gading harimau mati meninggalkan belang, rasanya itulah ungkapan yang cocok untuk menggambarkan sosok yang terkenal disiplin dan tegas ini. Kapten TNI (purn) H. Sardjiman tutup usia pada Rabu, 19 November 2025 pukul 16.00 WIB. Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PERSINAS ASAD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wafat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman dalam usia 85 tahun.
Rumah duka almarhum H. Sardjiman yang berada di dusun Kemloko, Margorejo, Tempel, kabupaten Sleman dipenuhi para pelayat yang datang dari berbagai daerah. Warga ASAD dari berbagai penjuru Yogyakarta datang untuk takziah turut belasungkawa atas kepergian Ketua Pengprov PERSINAS ASAD DIY. Ucapan belasungkawa juga datang dari berbagai pihak serta dari berbagai perguruan dan insan pencak silat diantaranya dari IPSI kabupaten Sleman, PB Phashadja Mataram Yogyakarta, Sesepuh Pendekar dari Paseduluran Angkringan Silat (PAS), Keluarga Silat Nasional Indonesia (Kelatnas) Perisai Diri DIY, sesepuh Merpati Putih, IPSI kota Yogyakarta dan masih banyak lagi sahabat – sahabat dari berbagai perrguruan yang juga datang takziah.
Untuk diketahui periode Mei 2021 – Mei 2027 adalah periode terakhir H. Sardjiman memimpin PERSINAS ASAD DIY sebelum dipanggil sang Kholik. Semasa sehatnya di usianya yang sudah tidak muda lagi dan bahkan sudah terhitung usia lanjut, purnawirawan TNI AD yang berpangkat Kapten ini tetap semangat mengikuti dan selalu hadir dalam acara latihan pendekar sabuk merah di manapun tempatnya di penjuru Yogyakarta.
Dalam setiap sambutannya ia selalu berpesan kepada warga ASAD,”satu musuh terlalu banyak, seribu kawan masih kurang.”
“ASAD…jaya, Jogja…istimewa, NKRI…harga mati,” pekikan semangat yang menggema dari sang Kapten yang akan selalu diingat dan dikenang oleh warga ASAD DIY, yang bisa membakar semangat latihan warga ASAD.
Tak pelak lagi begitu mendengar sang Kapten telah tiada, warga ASAD DIY begitu kehilangan sosok yang disiplin dan tegas ini. Proses pemakaman dilakukan dengan upacara militer. Selamat jalan Kapten, selamat jalan Pak Pengprov, surga Firdaus menjadi tempatmu.


