Pasanggiri ASAD Jambi Wilayah Timur Satukan 800 Pesilat Empat Daerah

admin
By admin
3 Min Read

Jambi (21/12) — Gelora pencak silat menyelimuti wilayah timur Provinsi Jambi. Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Jambi sukses menggelar Pasanggiri ASAD Wilayah Timur yang diikuti sekitar 800 pesilat dari empat kabupaten/kota, Minggu (21/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Tri Sukses Boarding School, Kelurahan Wijayapura, Kecamatan Jambi Selatan, itu diikuti pesilat dari Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, dan Tanjung Jabung Barat. Ratusan pendukung turut memadati arena, menambah semarak suasana pasanggiri.

Pasanggiri secara resmi dibuka Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, H. Wahyudi, S.E. Ia mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang dinilai menjadi indikator kuatnya pembinaan pencak silat di wilayah timur Jambi.

“Kehadiran ratusan pesilat ini membuktikan bahwa pencak silat sebagai warisan budaya bangsa terus tumbuh. Ini menjadi komitmen bersama dalam membina generasi muda yang tangguh dan berkarakter,” ujar Wahyudi.

Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jambi Pelda (Purn.) H. Hasan Basri Harahap, Dewan Penasihat DPW LDII Provinsi Jambi KH. Nur Hamid Hadi, S.Pd., serta Ketua DPW LDII Jambi Rahmat Nuruddin, S.Kom.

KH. Nur Hamid Hadi menekankan bahwa pencak silat memiliki dimensi yang utuh, tidak hanya sebagai olahraga, tetapi juga sarana pembentukan karakter.

“Pencak silat mencakup empat aspek, yakni mental spiritual, beladiri, olahraga, dan seni budaya. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga efektif mempererat silaturahmi,” tuturnya.

Kolaborasi antara PERSINAS ASAD dan LDII menjadi salah satu sorotan utama. Ketua DPW LDII Jambi Rahmat Nuruddin menjelaskan, sinergi tersebut merupakan implementasi dari nota kesepahaman (MoU) antara DPP LDII dan PB PERSINAS ASAD.

“ASAD dan LDII saling melengkapi. Pembinaan mental spiritual berjalan seiring dengan penguatan kemampuan bela diri sebagai bekal keamanan mandiri,” jelasnya.

Sepanjang pelaksanaan, para pesilat dari berbagai kelompok usia menampilkan jurus dan teknik terbaiknya. Dewan juri melakukan penilaian secara ketat, sementara suasana kompetisi tetap berlangsung sportif dan penuh kekeluargaan.

Menutup kegiatan, H. Wahyudi menegaskan bahwa Pasanggiri Wilayah Timur menjadi langkah awal penguatan pembinaan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen mencetak pesilat yang unggul secara teknik dan berakhlak mulia. Sinergi dengan LDII serta dukungan IPSI Jambi akan terus kami tingkatkan,” pungkasnya.

Share This Article