Pasanggiri Putri Jambi Timur Wujudkan perlindungan diri

admin
By admin
3 Min Read

Jambi (7/12) – Gelora semangat terpancar dari Gedung Tri Sukses Boarding School Jambi, pada Minggu (7/12/2025) lalu. Puluhan ASAD putri dari berbagai padepokan se-Kecamatan Jambi Timur memadati venue tersebut untuk mengikuti Pasanggiri Putri.

Kegiatan yang digelar oleh warga ASAD ini bukan sekadar ajang menampilkan jurus silat, melainkan sebuah evaluasi dan menggabungkan pentingnya ASAD putri memiliki bekal ilmu bela diri untuk perlindungan diri.

Acara yang dihadiri oleh Pengurus PERSINAS ASAD Kecamatan Jambi Timur ini dibuka secara resmi oleh Dewan Pembina Kecamatan, H. Sukat. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa ilmu bela diri merupakan keterampilan hidup yang perlu dikuasai oleh semua pihak.

“Era sekarang menuntut kita semua untuk waspada dan mampu menjaga diri. Kegiatan Pasanggiri ini adalah program prioritas, saya sangat mengapresiasi antusiasme para ASAD putri Jambi Timur. Dengan bekal bela diri, kita ingin perempuan tidak menjadi pihak yang rentan, tetapi justru menjadi pribadi yang percaya diri dan mampu menghadapi berbagai situasi,” papar H. Sukat dengan penuh semangat.

Koordinator Pelatih sekaligus penanggung jawab kegiatan, Paimin, menjelaskan bahwa Pasanggiri ini merupakan puncak dari serangkaian latihan yang telah dilakukan. Berbagai kategori Seni Beladiri dipertandingkan, menunjukkan betapa beragamnya minat dan bakat yang dimiliki.

“Ini bukti bahwa semangat para wanita-wanita kita luar biasa. Mereka berlatih dengan tekun bukan untuk menjadi garang, tetapi untuk memiliki keterampilan dasar yang bisa menyelamatkan diri. Tujuannya jelas, agar masing-masing warga ASAD, khususnya para wanita, memiliki bekal ilmu bela diri yang memadai,” jelas Paimin di sela-sela kesibukannya mengatur jalannya pertandingan.

Lebih lanjut, Paimin menyampaikan harapan besar agar gelaran tahunan ini bisa terus konsisten. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini. Semoga dengan Pasanggiri ini, semangat berlatih justru semakin membara. Beladiri itu tentang disiplin, kesehatan, dan kesiapsiagaan. Nilai-nilai ini yang ingin kami tanamkan,” tambahnya.

Antusiasme peserta juga terlihat jelas. Salah satu peserta, Sari (28), mengungkapkan kegembiraannya bisa tampil. Kendati awalnya ikut latihan hanya karena ingin sehat dan bisa menjaga diri sendiri. Ternyata kegiatan yang diikutinya seru dan keluarganya sangat mendukung. “Hari ini saya bisa menunjukkan hasil latihan, rasanya bangga sekali. Ini membuktikan, walaupun kita wanita, tapi kita juga bisa menampilkan yang terbaik,” ujarnya dengan senyum mengembang.

Kegiatan Pasanggiri Putri Jambi Timur ini diharapkan menjadi pemantik bagi lahirnya lebih banyak lagi perempuan-perempuan tangguh di daerah tersebut. Melalui jalur olahraga dan bela diri, kemandirian, kesehatan, dan rasa percaya diri perempuan terus dipupuk, sejalan dengan semangat untuk membangun komunitas yang lebih kuat dan terlindungi.

Share This Article