Jambi (18/10) – Pengurus Provinsi (Pengprov) PERSINAS ASAD Jambi menggelar sosialisasi dan konsolidasi organisasi, Sabtu (18/10/2025), menyongsong Pasanggiri yang akan diikuti oleh perwakilan kabupaten dan kota se-wilayah timur Provinsi Jambi. Kegiatan ini bertujuan memantapkan persiapan dan menyamakan visi para pesilat dan pelatih sebelum bertanding.
Acara yang berlangsung di Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi ini dihadiri oleh perwakilan dari empat wilayah, yaitu Kabupaten Muaro Jambi, Kota Jambi, Tanjung Jabung Timur, dan Tanjung Jabung Barat. Turut hadir pada kegiatan tersebut, Dewan Pembina Daerah PERSINAS ASAD Jambi, Pelda (Purn) H. Hasan Basri Harahap, yang menandakan keseriusan organisasi dalam menyiapkan kadernya.
Dalam pemaparannya, AR. Sholeh, Wakil Sekretaris Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, menyampaikan instruksi rutin dari Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan komitmen seluruh warga ASAD dalam mengikuti setiap latihan ilmu seni beladiri di padepokan masing-masing.
“Kehadiran seluruh warga saat latihan ilmu seni bela diri mutlak diperlukan. Untuk memaksimalkan hal ini, diperlukan kolaborasi yang solid antara pelatih dan pembina yang ada di setiap padepokan. Sinergi ini menjadi pondasi utama untuk mencetak pesilat yang tidak hanya terampil, tetapi juga memahami filosofi dan karakter luhur yang diajarkan Guru Besar kita,” papar Sholeh saat membaca intruksi PB PERSINAS ASAD.
Konsolidasi ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis persiapan festival, tetapi juga pada penguatan internal organisasi. Sosialisasi nilai-nilai dan arahan dari Guru Besar terkait latihan rutin menjadi materi utama, menegaskan bahwa PERSINAS ASAD tidak hanya membangun fisik, tetapi juga mental dan spiritual para anggotanya.
Dengan langkah strategis ini, PERSINAS ASAD Jambi menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar mengejar prestasi di tataran kompetisi, tetapi juga menjaga kemurnian dan tujuan luhur dari ilmu seni bela diri yang diajarkan.
“Festival Pasanggiri, nantinya diharapkan menjadi ajang unjuk gigi dan silaturahmi, memperkuat jalinan persaudaraan antarpadepokan sekaligus melahirkan bibit-bibit pesilat yang ahli beladiri serta mampu mengharumkan nama Jambi di kancah yang lebih luas,” pungkasnya.


