Riau (7/12) – PERSINAS ASAD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, menggelar Pasanggiri sebagai bagian dari evaluasi program pembinaan tahunan, Minggu (7/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo PERSINAS ASAD Kabupaten Kuansing.
Sebanyak 25 pesilat dari berbagai kecamatan ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka terdiri dari 5 pesilat usia pembina, 7 pesilat usia dewasa, dan 13 pesilat usia dini. Pasanggiri ini menjadi ajang evaluasi sekaligus peningkatan kualitas warga ASAD di berbagai jenjang usia.
Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Kuansing, Indra Susilo, menyampaikan bahwa secara teknis pelaksanaan kegiatan menjadi tanggung jawab Ketua Lembaga Beladiri ASAD Kuansing. Ia menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi pesilat agar mampu mengikuti perkembangan standar nasional.
“Pembinaan harus terus ditingkatkan agar pesilat ASAD semakin profesional dan siap bersaing di berbagai level,” ujar Indra Susilo.
Sementara itu, Ketua Panitia Pasanggiri, Puryanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan dewan pembina. Materi yang disampaikan difokuskan pada penguatan wawasan dan mental juang dalam dunia pencak silat.
Acara Pasanggiri ini secara resmi dibuka oleh Ketua Pembina PERSINAS ASAD Kuansing, H. Ruhadi, yang didampingi para pembina tingkat kecamatan.
H. Ruhadi berharap melalui kegiatan ini kualitas pesilat ASAD Kuansing semakin meningkat dan mampu mencetak prestasi di tingkat nasional.
“Dengan kegiatan seperti ini, kami berharap pesilat ASAD Kuansing terus berkembang dan berprestasi hingga tingkat nasional,” tutupnya.


