Way Kanan (19/7) – Sebanyak 75 pesilat dari berbagai daerah di Lampung mengikuti kegiatan Pemusatan Latihan Tashih Sabuk Biru (TSB) yang diselenggarakan oleh Pengprov PERSINAS ASAD Lampung pada 18–19 Juli 2025. Kegiatan berlangsung di Padepokan PERSINAS ASAD Kabupaten Way Kanan.
Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Lampung, H. Iswahyudi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya konsistensi dalam pembinaan dan peningkatan kualitas pesilat di seluruh tingkatan sabuk.
Tashih Sabuk Biru menjadi tahapan penting dalam proses kenaikan tingkat bagi para pesilat, baik dari sisi teknik beladiri maupun pemahaman nilai-nilai moral yang menjadi dasar dalam setiap latihan PERSINAS ASAD.
Dari total 75 peserta, tercatat 35 merupakan pesilat putra dan 40 putri.
Pembina PERSINAS ASAD Way Kanan, Hendri Susilo, juga turut memberikan pesan spiritual kepada para peserta.
“Pendekar itu orangnya kuat, dan orang yang kuat itu lebih baik dan lebih disenangi oleh Allah dibanding orang yang lemah,” kata Hendri di hadapan para peserta.
Ia mengingatkan bahwa kekuatan fisik saja tidak cukup, seorang pendekar juga harus kuat dalam iman dan ketakwaan.
“Para pendekar PERSINAS ASAD harus terus meningkatkan ketakwaan dan kualitas kependekarannya,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan pesilat-pesilat tangguh yang tidak hanya unggul secara teknik, tapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai luhur, sportivitas, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.



