Sulawesi Selatan (9/11) — Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dunia pencak silat, PERSINAS ASAD Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan TOT Pelatih, Penataran Wasit Juri, dan Pelatihan Seni Silat Tradisi.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 November 2025, di Kompleks Daya, Makassar, Sulawesi Selatan.
Acara ini diikuti oleh 100 peserta dan panitia yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Terdiri dari 20 peserta TOT Pelatih, 35 peserta Seni Silat Tradisi, dan 10 peserta Penataran Wasit Juri, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mencetak pelatih dan wasit profesional di tingkat provinsi.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Kompol (Purn) H. Juhadi Baswono, S.H. selaku pembina, serta H. Suwarto, S.E., yang turut memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan pelatih dan pesilat muda di Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini menghadirkan tiga pemateri nasional, yakni Lukman Abadi, Leo Prasetyo, dan Fahmi Risdhan, yang memberikan pelatihan menyeluruh baik secara teori maupun praktik, meliputi aspek teknik, strategi, dan nilai-nilai budaya pencak silat.
Ketua panitia Tajudin Khalik menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menciptakan pelatih-pelatih muda berkompeten dari berbagai unsur — baik pelatih fighter maupun pelatih seni silat tradisi — sekaligus menambah kapasitas wasit dan juri di tingkat daerah.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap para peserta bisa aktif kembali di daerah masing-masing, membina pesilat muda, dan membawa nama perguruan serta daerahnya ke tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kompol (Purn) H. Juhadi Baswono, S.H. dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga kesinambungan pembinaan pencak silat agar tidak kehilangan nilai budayanya.
“Tingkatkan terus kegiatan seperti ini agar budaya silat Indonesia tidak hilang. Selain menjadi olahraga, silat juga sarana membentuk karakter yang religius dan berakhlak,” pesannya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen PERSINAS ASAD Sulawesi Selatan dalam melahirkan pelatih dan wasit juri yang profesional, religius, dan berintegritas, demi kemajuan pencak silat Indonesia.


