Pesilat ASAD Majalengka Raih 7 Emas dan Juara Umum II 2025

admin
By admin
2 Min Read

Jawa Barat (9/11) — PERSINAS ASAD PSDI Majalengka kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Karuhun Padjajaran Cup II yang digelar di Majalengka pada Sabtu–Minggu, 8–9 November 2025.
Dari total 11 pesilat yang diturunkan, kontingen ASAD sukses membawa pulang 7 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu, serta dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik.

Selain itu, PERSINAS ASAD Majalengka juga berhasil mengukir prestasi luar biasa dengan meraih Juara Umum II dalam kejuaraan tersebut, menjadikan momen ini sebagai bukti nyata pembinaan pesilat muda yang solid dan konsisten.

Berikut daftar lengkap peraih medali:

Emas:

Naufal Latif Azizan (Kelas B), Hamdi Daud (Kelas C), Rayyan Dafa Febriana (Kelas D), Bestian Nugraha (Kelas E), Jibril Ali Firdaus (Kelas F), Muhammad Dahlan (Kelas G), Abid Hizqil Amirulloh (Kelas L)

Perak:

Muhammad Akmal Fajar (Kelas C), Kelpin Cahyana Nugraha (Kelas E), Maulana Malik Arhaburizqi (Kelas I)

Perunggu:

Akyas Abdilah Sulaiman (Kategori Tunggal)

Pelatih Terbaik:

Ahmed Thohir Alfarizi

Kejuaraan juga menyuguhkan partai final seru antar-pesilat ASAD sendiri, memperlihatkan dominasi dan kualitas teknik tinggi.
Dua laga final mempertemukan sesama pesilat PERSINAS ASAD:

Kelas C Remaja: Hamdi Daud vs M. Akmal Fajar
Kelas E Remaja: Bestian Nugraha vs Kelpin Cahyana Nugraha

Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan pesilat muda PERSINAS ASAD di Majalengka berjalan dengan baik, mencetak bibit unggul yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas dan akhlak mulia.

Pelatih Ahmed Thohir Alfarizi yang terpilih sebagai Pelatih Terbaik menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap perjuangan seluruh pesilat.

“Alhamdulillah, hasil ini adalah kerja keras bersama. Kami bangga bisa membawa nama baik ASAD dan Majalengka. Semoga ke depan lebih banyak lagi pesilat muda yang berprestasi,” ujarnya.

Keberhasilan ini menegaskan komitmen PERSINAS ASAD Majalengka untuk terus mengembangkan potensi generasi muda melalui seni bela diri pencak silat, menjaga tradisi, sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Share This Article