Serang (12/05) – Pengurus Provinsi (Pengprov) PERSINAS ASAD Banten masa bakti 2024-2029 resmi dikukuhkan dalam acara khidmat di Gedung LDII Banten, Kramatwatu, Senin (12/5/2025). Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua PB PERSINAS ASAD Teddy Suratmadji, mewakili Ketua Umum PB PERSINAS ASAD.
Acara turut dimeriahkan penampilan jurus tunggal baku oleh tiga pesilat cilik asal Cilegon: Namera Syaqila Setyantoro, Radivandra Adrian Setyantoro, dan Rafandra Alfarezky Setyantoro.
Sejumlah tokoh hadir, di antaranya Ketua Harian IPSI Banten Ajat Sudrajat, serta perwakilan perguruan silat se-Banten seperti PSHT, Pagar Nusa, SMI, dan Bandrong.
Sujarwo Budiana resmi didaulat menjadi Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Banten untuk periode lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi menjadi lebih solid dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Ini adalah amanah besar. Mari kita bangun sinergi, kolaborasi, dan kerja keras demi kemajuan PERSINAS ASAD Banten,” kata Sujarwo di hadapan tamu undangan.
Ketua Harian IPSI Banten Ajat Sudrajat menyambut baik pengukuhan tersebut. Ia berharap PERSINAS ASAD terus memberi kontribusi dalam memajukan pencak silat di Tanah Jawara.
“Alhamdulillah, hubungan antar perguruan silat di Banten sangat harmonis. Mari kita jaga kebersamaan ini,” ujar Ajat.
Dalam kesempatan itu, Teddy Suratmadji juga membacakan sambutan tertulis dari Ketua Umum PB PERSINAS ASAD Brigjen TNI (Purn) Agus Susarso. Dalam sambutannya, Agus berharap pengurus baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik.
“Kami berharap Banten terus melahirkan pesilat berprestasi. Semoga pencak silat bisa dipertandingkan di Olimpiade, dan Indonesia menjadi tuan rumah pada 2036,” bunyi sambutan Agus yang dibacakan Teddy.
Acara pengukuhan juga dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ketua DPW LDII Banten Dimo Tono Sumito, Ketua Senkom Mitra Polri Banten Yunando Prasetyanto, Ketua FORSGI Banten Asep Aji, serta Ketua Sakoda SPN Banten Zaid Abdurrahman.
Pengukuhan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, sebagai simbol dimulainya langkah baru PERSINAS ASAD Banten di bawah kepemimpinan Sujarwo Budiana.


