Bandung (26/7) – Tiga pelatih dari PERSINAS ASAD Jawa Barat dinyatakan lulus dalam kegiatan Penataran dan Sertifikasi Pelatih Muda (Kelas III) yang digelar oleh Pengurus Provinsi IPSI Jawa Barat. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, pada 24–26 Juli 2025 di tiga lokasi berbeda: Gedung KONI Jawa Barat, GOR Tri Lomba Juang, dan Padepokan IPSI Jabar.
Kegiatan ini diikuti oleh 74 peserta dari 21 Pengcab IPSI se-Jawa Barat. Mereka terdiri dari 46 peserta Pelatih Muda dan 28 peserta Pelatih Madya (Kelas II). Penataran ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi Peraturan Pertandingan Pencak Silat Nasional (PPPSN) 2025, serta bagian dari persiapan menghadapi Babak Kualifikasi Porprov XV.
Sekretaris Umum Pengprov IPSI Jabar, Yusuf Munawar, dalam sambutannya menekankan pentingnya penyamaan pemahaman antarpelatih terkait peraturan pertandingan.
“Sebentar lagi kita akan melaksanakan BK Porprov XV. Maka pelatihan ini juga bagian dari sosialisasi PPPSN 2025 agar tidak ada lagi kontroversi di lapangan. Kita satu pemahaman,” ujar Yusuf.
Dua perwakilan dari PERSINAS ASAD, yaitu Abdul Wahid dan Tony Dilliyana (Wasit Juri Internasional), hadir sebagai pemateri dalam penataran ini. Mereka menyampaikan materi tentang pembaruan PPPSN 2025 serta etika dan profesionalisme pelatih di gelanggang.
Dari hasil penataran, tiga pelatih dari PERSINAS ASAD Jawa Barat berhasil lulus sebagai Pelatih Muda (Kelas III), yaitu:
Yuda Rihal Firdaus – Kabupaten Purwakarta
Arif Apriyanto – Kabupaten Purwakarta
M. Hafidz Fathul Bari – Kota Bandung
PERSINAS ASAD Jawa Barat menyampaikan apresiasi kepada ketiga pelatih tersebut atas keberhasilan mereka. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat memberikan kontribusi besar bagi pembinaan pesilat di wilayah masing-masing.



