Tegal (01/06) – Sebanyak 80 pendekar PERSINAS ASAD dari wilayah Karesidenan Pekalongan mengikuti kegiatan rutin penderesan pendekar sabuk merah yang digelar di Masjid Al Huda, Bogares, Kabupaten Tegal, Minggu (1/6/2025).
Acara dibuka oleh Pembina PERSINAS ASAD Kabupaten Tegal, Drs. Parwoko, yang juga menjadi tuan rumah dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan pentingnya peran pendekar dalam menjaga marwah pencak silat, baik dalam hal ibadah maupun sikap keseharian.
“Menjadi pendekar itu amanah besar. Mereka harus bisa memberi contoh dan menjadi teladan, baik dalam ibadah maupun kependekarannya,” tegas Parwoko.
Kegiatan penderesan sabuk merah ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali secara bergilir, dan kali ini diikuti oleh pendekar dari lima kabupaten/kota se-Korwil Pekalongan: Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, dan Brebes.
Selain untuk meningkatkan kemampuan teknik para pesilat, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpengurus dan pendekar PERSINAS ASAD di wilayah Pekalongan.
“Penderesan ini bukan hanya soal teknik, tetapi juga pembinaan karakter dan spiritual pendekar. Inilah yang menjadi ciri khas PERSINAS ASAD,” ungkap salah satu peserta.
Melalui kegiatan ini, PERSINAS ASAD berharap para pesilat sabuk merah bisa menjadi figur inspiratif di masyarakat dan menjadi penjaga nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.


