Yogyakarta (8/7) – Sudah menjadi motivasi bagi siapapun bahwa kerja keras tak akan mengkhianati hasil. Pun pula berlaku bagi pesilat PERSINAS ASAD bernama Abdulloh As’ad Abyari siswa kelas 5 SD Negeri Krajan, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Berhasil meraih medali emas dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang olahraga pencak silat kategori Seni Tunggal, jenjang pendidkan dasar, tingkat provinsi DIY yang berlangsung di Hall Beladiri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Selasa (8/7/2025).
O2SN tingkat provinsi ini menjadi seleksi para siswa terbaik dari berbagai kabupaten / kota di DIY. Tampil percaya diri dan meyakinkan Abdulloh As’ad Abyari menunjukkan kemampuan olah seni beladiri yang luar biasa. Semangat dan motivasi yang tinggi ia tunjukkan selama bertanding, sehingga mampu meraih medali emas. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi tetapi bagi seluruh keluarga besar SD Negeri Krajan dan tentu saja juga bagi Perguruan PERSINAS ASAD Kabupaten Sleman.
Abdul Malik selaku pelatih PERSINAS ASAD sekaligus ayah dari pesilat Abdulloh As’ad Abyari, menekankan untuk selalu berlatih dengan keras dan menjaga sikap tetap rendah hati. “Jangan hanya berlatih saat akan mengikuti event saja, teruslah berlatih meski tidak ada event,” ujarnya. Ia juga berharap prestasi Abyari ini bisa menjadi motivasi bagi pesilat PERSINAS ASAD yang lain.
Sementara Rahmad Ibnu Said, pelatih IPSI Kabupaten Sleman yang juga pelatih PERSINAS ASAD memberikan apresiasi kepada pesilat Abdulloh As’ad Abyari. Prestasi membanggakan ini agar bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi pesilat PERSINAS ASAD yang lain. “Prestasi ini patut diapresiasi dan bisa menjadi motivasi bagi pesilat PERSINAS ASAD yang lain,” ucapnya.
Ia juga berpesan prestasi Abdulloh As’ad Abyari ini tidak berhenti disini saja sehingga bisa muncul prestasi dari pesilat PERSINAS ASAD lainnya. “Jangan mudah puas dengan prestasi saat ini, karena pencapaian saat ini merupakan rangkaian sebuah proses, nikmati proses itu,” imbuhnya.
Ibnu menambahkan untuk pesilat PERSINAS ASAD yang belum bisa meraih prestasi tidak berkecil hati karena masih besar peluangnya untuk berkompetisi di semua level kejuaraan. “Teruslah gali potensi kalian baik dalam kategori tanding maupun seni, jadilah pesilat yang professional religius dan berkarakter luhur,” pungkasnya.
Pencapaian Abdulloh As’ad Abyari ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan latihan yang teratur dan terukur serta bimbingan dari pelatih dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan. Kedepan PERSINAS ASAD Kabupaten Sleman berharap lahir lebih banyak pesilat berprestasi seperti Abdulloh As’ad Abyari yang bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.


