Pesilat PERSINAS ASAD Bengkulu Raih 10 Medali di Kapolda Cup 2025

admin
By admin
2 Min Read

Bengkulu, (6/9) – Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Bengkulu Tahun 2025 se-Sumatera resmi ditutup usai mempertandingkan ratusan laga sengit. Sebanyak 814 pesilat dari berbagai kabupaten/kota ambil bagian dalam ajang yang digelar 1–6 September 2025 dan disaksikan sekitar 500 penonton.

Penutupan berlangsung meriah dengan kehadiran Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar ajang perebutan medali, melainkan sarana melestarikan budaya bangsa.

“Pencak silat adalah warisan luhur yang mengajarkan sportivitas, persaudaraan, dan sikap kesatria. Menang atau kalah harus disikapi dengan rendah hati,” kata Mardiyono.

Persaingan ketat terjadi di berbagai kategori, mulai dari usia dini, pra-remaja, remaja, hingga dewasa. Meski begitu, kompetisi tetap berjalan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Di tengah ketatnya persaingan, PERSINAS ASAD Bengkulu tampil membanggakan dengan raihan 3 emas, 1 perak, dan 6 perunggu. Capaian ini menegaskan konsistensi ASAD dalam melahirkan pesilat berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.

Ketua PERSINAS ASAD Bengkulu, Triyono, mengapresiasi perjuangan para pesilat.

“Kami berharap kejuaraan ini jadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berlatih, berprestasi, dan membawa nama Bengkulu ke tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.

Acara penutupan juga diwarnai penyerahan piala, piagam, uang pembinaan, hingga doorprize. Gelar pesilat terbaik putra diraih Bripda Muhammad Dzaky Dalis, sedangkan kategori putri jatuh kepada Syfa Khanza Harira.

Sejak berdiri tahun 1993, PERSINAS ASAD konsisten melestarikan seni bela diri pencak silat sekaligus membina generasi muda agar sehat jasmani dan rohani, berakhlak mulia, serta berkarakter kuat. Keberhasilan di Kapolda Cup 2025 menjadi bukti nyata kiprah ASAD dalam menjaga keluhuran warisan budaya bangsa.

Share This Article