Jambi (26/10) – Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERSINAS ASAD Muaro Jambi sukses menggelar Pasanggiri besar-besaran yang mempertemukan ratusan warganya. Acara bertajuk kolosal ini berlangsung di Desa Mekar Sari Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, pada Minggu, 26 Oktober 2025, dan berhasil menciptakan gelora semangat persaudaraan dan kesehatan jasmani.
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh ratusan warga ASAD yang berasal dari tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sungai Bahar, Bahar Selatan, dan Bahar Utara. Kehadiran peserta dari berbagai penjuru ini menunjukkan tingginya semangat komunitas dalam melestarikan dan mengembangkan ilmu seni bela diri warisan budaya bangsa.
Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Kabupaten Muaro Jambi, M. Nurdin, saat dikonfirmasi, menjelaskan bahwa tujuan utama dari diselenggarakannya Pasanggiri ini adalah untuk mewujudkan komunitas ASAD yang sehat, rukun, dan kompak. Menurutnya, kekompakan ini merupakan landasan penting dalam melaksanakan setiap nasihat dari Guru Besar organisasi.
“Tujuan kegiatan tersebut untuk mewujudkan warga ASAD yang sehat, rukun, dan kompak dalam melaksanakan nasihat Guru Besar,” ujar M. Nurdin, tegas.
Lebih lanjut, Nurdin menyampaikan harapan besarnya pasca terselenggaranya event ini. Ia berharap, Pasanggiri dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh warga ASAD untuk lebih giat lagi berlatih di padepokan masing-masing. Latihan yang rutin dan sungguh-sungguh ini merupakan bentuk konkret dalam menetapi petunjuk dan nasihat dari Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD.
“Semoga dengan Pasanggiri ini, warga ASAD semakin semangat dalam berlatih ilmu seni beladiri PERSINAS ASAD di padepokannya masing-masing sebagai wujud menetapi nasihat dan petunjuk Guru Besar PB PERSINAS ASAD,” tambahnya.
Di sisi lain, Nurdin juga mengungkapkan kebahagiaannya melihat dampak langsung dari acara ini, yaitu terciptanya ruang silaturahmi yang hangat. Bagi warga ASAD yang tinggal berjauhan, momen seperti ini merupakan kesempatan berharga untuk mempererat tali persaudaraan.
“Dengan diadakannya Pasanggiri ini, alhamdulillah, semua bisa saling bertemu antarwarga ASAD yang jauh-jauh dan tercipta suasana yang kompak dan rukun,” pungkas Nurdin dengan senyum kepuasan.
Kegiatan Pasanggiri ini tidak hanya sekadar ajang adu kemampuan fisik dan seni bela diri, tetapi telah bertransformasi menjadi sebuah festival pemersatu. Suasana keceriaan dan sportivitas terpancar jelas sepanjang acara, membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan kesetiaan pada petunjuk pimpinan mampu menciptakan harmonisasi di dalam tubuh organisasi PERSINAS ASAD di Kabupaten Muaro Jambi.



