Papua Barat (02/01) Pengurus Besar PERSINAS ASAD akan menyelenggarakan Munas ASAD pada 7-8 Januari 2026, dengan tema Munas ASAD: Membangun Silat Profesional, Berprestasi, Berbudaya, dan Berkarakter Luhur. Merupakan Musyawarah Nasional (Munas) Keenam (VI) yang bertujuan memajukan pencak silat profesional, berprestasi, berbudaya, dan berkarakter luhur, yang dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) Minhaajurrosyidiin Jakarta Timur.
Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Papua Barat yang akan hadir dalam Munas VI ini adalah Kawit Haryono (Dewan Penasehat), Dwijo Sasono, S.Pd (Ketua), dan Arik (Sekretaris).
Dwijo Sasono melaporkan babwa dalam menghadapi Munas VI ini sudah mengadakan silaturohim bersama beberapa tokoh perguruan pencak silat dan pengurus IPSI guna meminta dukungan dan doa restu sukses pelaksanaan Munas VI PERSINAS ASAD 2026 diantaranya DR. Samy Djunire Saiba, M.Si sebagai tokoh senior PSHT, selain juga mempersiapkan laporan kegiatan Pengprov PERSINAS ASAD Papua Barat, mulai dari peserta, tempat latihan, jadwal latihan, event pertandingan yang diikuti, SDM wajur, data pelatih dll.
Dwijo Sasono berharap dalam Munas VI ini akan terpilih kepengurusan yang solid, tidak saja menggabungkan kekuatan senior maupun yunior namun juga yang mempunyai kemampuan baik teknologi, teknik pertandingan dan lain-lain, mengingat kemajuan teknologi yang semakin pesat utamanya dalam penggunaan media sosial agar pengurus dan warga PERSINAS ASAD dapat memaksimalkannya untuk kepentingan nama baik PERSINAS ASAD.
Sedangkan peraturan pertandingan yang selalu berubah-ubah, Dwijo berharap pesilat-pesilat PERSINAS ASAD yang mewakili nama daerah dan negara benar-benar dibekali jurus-jurus yang dapat meraih point penuh dan penguasaan teori pertandingan yang maksimal sehingga dapat menghasilkan prestasi juara, selain itu penggunaan jersey/atribut/seragam PERSINAS ASAD yang hijau sebaiknya tidak digunakan dalam ajang pertandingan resmi, sebaiknya menggunakan warna netral yang berwarna hitam untuk menjaga nama baik PERSINAS ASAD.
Yang tidak kalah pentingnya agar untuk kemajuan organisasi, maka semua peran biro-biro dapat dimaksimalkan sehingga peran organisasi PERSINAS ASAD dapat dimaksimalkan tidak saja sekedar menempel nama atau hanya ketua dan sekretaris yang bekerja, imbuh Dwijo.
Tak lupa Pengprov PERSINAS ASAD Papua Barat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang luar biasa pada Pengurus Besar karena sudah dibantu dengan satu set matras, semoga dapat digunakan untuk kemajuan dan perkembangan PERSINAS ASAD di Papua Barat, khususnya di Manokwari.
Dwijo berharap seluruh warga PERSINAS ASAD Papua Barat dapat mendoakan agar kegiatan Munas VI ini dapat berjalan dengan aman, selamat, lancar, sukses, barokah.


