Kalimantan Timur (23/01) – Dalam upaya meningkatkan akurasi, transparansi, dan kecepatan penilaian pertandingan, panitia pelaksana menggelar uji coba (trial error) sistem Digital Scoring Pencak Silat pada sesi simulasi pertandingan yang dilaksanakan baru-baru ini. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses penyempurnaan sistem penilaian berbasis teknologi yang diharapkan mampu mendukung kinerja wasit juri secara lebih efektif dan profesional.
Uji coba ini melibatkan perangkat digital scoring yang terhubung langsung antara meja wasit juri, operator, dan layar monitor penonton. Setiap nilai yang diberikan oleh juri langsung terekam dan ditampilkan secara real time, sehingga meminimalisir kesalahan pencatatan manual serta mempercepat proses rekapitulasi nilai di setiap babak pertandingan.
Selama proses trial, tim teknis melakukan berbagai skenario pengujian, mulai dari simulasi serangan, tangkisan, jatuhan, hingga pelanggaran, untuk memastikan seluruh komponen sistem berjalan sesuai dengan regulasi penilaian pencak silat. Beberapa evaluasi juga dilakukan terhadap respons tombol juri, kestabilan jaringan, sinkronisasi data, serta tampilan skor di layar utama.
Ketua panitia Mochammad Daud Nurhuda menyampaikan bahwa kegiatan trial error ini sangat penting sebelum sistem diterapkan secara penuh pada kejuaraan resmi. “Kami ingin memastikan tidak ada kendala teknis saat pertandingan berlangsung. Digital scoring ini dirancang untuk membantu wasit juri bekerja lebih cepat, tepat, dan transparan,” ujarnya.
Selain itu, para wasit juri yang terlibat juga memberikan masukan terkait kenyamanan penggunaan perangkat, tata letak tombol penilaian, serta kemudahan membaca tampilan nilai. Masukan tersebut akan menjadi bahan perbaikan agar sistem benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Dari hasil uji coba, sistem digital scoring dinilai mampu mempercepat proses penilaian dan mengurangi potensi human error. Meski demikian, tim teknis masih melakukan beberapa penyempurnaan terutama pada aspek antarmuka dan stabilitas koneksi untuk memastikan performa optimal saat digunakan dalam pertandingan sesungguhnya.
Dengan adanya trial error ini, diharapkan penerapan Digital Scoring Pencak Silat pada kejuaraan mendatang dapat berjalan lancar, profesional, dan memberikan pengalaman pertandingan yang lebih modern, akurat, serta transparan bagi atlet, ofisial, maupun penonton.


