Jakarta (25/12) – Kejuaraan Nasional Pencak Silat Piala IPSI DKI Jakarta 2025 yang digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, menjadi ajang pembuktian pesilat binaan PERSINAS ASAD DKI Jakarta. Kejurnas yang berlangsung pada 21–24 Desember 2025 ini sekaligus menjadi bagian dari Seleksi Daerah (Selekda) Pelatda IPSI DKI Jakarta menuju PON 2028.
Dalam kejuaraan tersebut, pesilat binaan ASAD DKI Jakarta tampil mewakili IPSI wilayah masing-masing. Mereka datang dari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Utara, dan turun di berbagai kelas tanding.
Dari Jakarta Barat, pesilat Biyand Nicholas turun di kelas G.
Jakarta Pusat diwakili Razzan Zundullah Bayza (kelas A), David Javier Rizqo (kelas B), serta nomor ganda oleh Yuhri Prasetyo dan Ardhen.
Sementara dari Jakarta Selatan, pesilat yang tampil antara lain Sulton Abdillah Yusri (kelas A), Reyhan Yudha Tenaya (kelas C), Muhammad Nabilla Iman (kelas D), Ulfi Nur Hidayat (kelas H), Arahmat Baitu (kelas I), dan Ausri Bayusro (kelas open).
Adapun Jakarta Utara diwakili Fahmi Fadli di kelas E.
Dari hasil pertandingan Selekda Pelatda tersebut, pesilat binaan ASAD DKI Jakarta berhasil meraih sejumlah medali. Medali perak diraih oleh Razzan Zundullah Bayza (kelas A – IPSI Jakarta Pusat), Arahmat Baitu (kelas I – IPSI Jakarta Selatan), serta Ausri Bayusro (kelas J – IPSI Jakarta Selatan).
Sementara medali perunggu disumbangkan oleh David Javier Rizqo (kelas B – IPSI Jakarta Pusat), Reyhan Yudha Tenaya (kelas C – IPSI Jakarta Selatan), serta Yuhri Prasetyo dan Ardhen pada nomor ganda (IPSI Jakarta Pusat).
Ketua PERSINAS ASAD DKI Jakarta, Kolonel Laut (S) H. Sapardi, mengapresiasi pencapaian para pesilat binaannya. Ia menilai hasil ini menjadi indikator positif pembinaan ASAD DKI Jakarta sekaligus modal penting menuju persiapan PON mendatang.


